Home Nasional Yuddy : PNS Dimata Masyarakat Seperti “Priyayi”

Yuddy : PNS Dimata Masyarakat Seperti “Priyayi”

menpan

Palembang, 10/3 (BeritaJateng.net) – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Yuddy Chrisnandi mengatakan Pegawai Negeri Sipil dinilai masyarakat berpola pikir dan bertindak laksana “priyayi” sehingga menjadi pekerjaan rumah pemerintahan Joko Widodo dalam upaya meningkatkan pelayanan publik.

“Di mata masyarakat, PNS seperti priyayi, mereka kurang responsif, kurang melayani, senangnya dihormati. Padahal, sejatinya seorang PNS itu tidak demikian karena mereka adalah pelayan masyarakat, inilah yang menjadi target pemerintah Jokowi yang mengusung semangat revolusi mental,” kata Yuddy seusai meninjau Kantor Pelayanan dan Perizinan Terpadu Kota Palembang, Sumatera Selatan, Selasa.

Ia mengatakan, tak hanya aparaturnya, institusi pelayanan publik juga perlu membenahi dan mengevaluasi kinerja terkait sistem dan infrastrukturnya agar kepuasan masyarakat semakin meningkat setiap tahunnya.

“Misal, lamanya penyelesaian perizinan membutuhkan waktu 15 hari, apakah setelah berlangsung selama beberapa tahun masih seperti itu. Seharusnya bisa ditingkatkan jika sekadar untuk mengurus Izin Mendirikan Bangunan, dan perluasan usaha. Ini artinya perlu dievaluasi, permasalahan dimana, di aparatnya yang tidak profesional atau memang sistemnya yang didesain berbelit-belit atau di” kata dia.

Terkait dengan lamanya waktu pelayanan, menurutnya, tidak bisa disamaratakan karena masing-masing kota memiliki karateristik sendiri.

“Tentunya yang paling mengetahui adalah daerah sendiri, jika di KPPT Palembang ini memiliki 200 orang pegawai maka harus ada standar waktu penyelesaian berkas, artinya jika ditambah seharusnya bisa lebih cepat,” ujar dia.

Untuk itu, ia menambahkan, sangat penting membawa PNS memahami mengenai bisnis (aktivitas ekonomi) karena selama ini cenderung menjadi “birokrat murni”.

“Memang PNS itu tidak didesain jadi pebisnis, tapi didesain jadi pelayan rakyat. Namun, bukan berarti mereka tidak paham mengenai bisnis. Ke depan cara paling efektif dalam mendorong PNS berkiprah dalam memajukan ekonomi yakni meningkatkan profesionalisme, tidak ada cara lain,” kata dia. (ant/BJ)