Home Hukum dan Kriminal Wujudkan Petani Sejahtera Kodim 0716/Demak Gandeng Lumbung Banyu Bumi

Wujudkan Petani Sejahtera Kodim 0716/Demak Gandeng Lumbung Banyu Bumi

Wujudkan Petani Sejahtera Kodim 0716/Demak Gandeng Lumbung Banyu Bumi
        Demak, 1/2 (BeritaJateng.net) – Menindaklanjuti kerjasama tata kelola budidaya pertanian antara Himpunan Tani Indonesia (HTI) dengan TNI, untuk menuju petani makmur dan berkualitas, jajaran Kodim 0716/ Demak menggelar Pendidikan dan pelatihan tata kelola budidaya pertanian yang diikuti seluruh Babinkamtibmas diseluruh Kabupaten Demak.
        Menurut Komandan Kodim 0716/Demak Letkol Inf Abi Kusnianto, mengatakan, menindak lanjuti program pemerintah terkait percepatan sawasembada pangan, diperlukan pelatihan terhadap petani dan Babinsa, dalam hal ini sebagai pembina desa sebagai penunjang terwujudnya swasembada.
         “Memang untuk mewujudkan program tersebut kita membutuhkan pendampingan, swasembada pangan tidak mungkin bisa berjalan sendiri, dalam hal ini kita menggandeng pelaku pertanian yang perduli terhadap nasib petani di Demak,” ucap Letkol Inf Abi Kusnianto.
         Untuk mensiasati dan mengejar produktivitas yang belum terpenuhi, Kodim 0716/ Demak menggandeng Lumbung Banyu Bumi sebagai mitra untuk memberikan pendidikan kilat tentang tata kelolanpertanian kepada jajaran Babinkamtibmas di seluruh Kabupaten Demak.
          “Tujuannya ya memberikan pemahaman secara komprehensip, bagaimana cara perawatan dan pengelolaan pada aspek penanaman yang baik, mulai dari pembibitan hingga panen,” terang Dandim Demak.
          Disisi lain menurut pimpinan Lumbung Banyu Bumi, Satriyo Seno Surono, mengatakan, bahwa dirinya menyambut baik langkah TNI dalam hal ini Kodim 0716/ Demak, terkait pelatihan tata kelola pertanian bagi anggota Babinkamtibmas, agar nantinya pelatihan dan ilmu tatakelola pertanian dapat disebarluaskan kepad para petani yang berada di desa-desa.
          “Intinya saya pribadi mendukung langkah Kidim Demak dalam memajukan dan mensejahterakan petani di Demak,” terang Satriyo.
         Orang nomor satu di Lumbung Banyu Bumi ini juga menegaskan, jika tata kelola pertanian terhafap Babinkantibmas ini bersifat All in atau menyeluruh, muli dari petani, pengecekan kondisi tanah dan pengairan, menututnya ketiga hal pokok tersebut sangatlah penting untuk terciptanya hasilnyang maksimal.
          “Kita harus mengubah pemikiran dan pemahaman petani terlebih dahulu,mengingat cara pemahaman petani masih sangat kurang, karena itu mereka butuh pendampingan, langkah tersebut bisa dilakukan dengan cara tata kelola management,” tegas Satriyo. (BW/El)