Home Headline Wow….4 Bulan 25 Motor Berhasil Diembat

Wow….4 Bulan 25 Motor Berhasil Diembat

Komplotan pencuri sepeda motor berhasil diringkus Reskrim Polsek Tembalang (BJ)
Komplotan pencuri sepeda motor berhasil diringkus Reskrim Polsek Tembalang (BJ)
Komplotan pencuri sepeda motor berhasil diringkus Reskrim Polsek Tembalang (BJ)

 

Semarang, 17/11 (Beritajateng.net) – Jajaran Reskrim Polsek Tembalang berhasil meringkus komplotan pencuri sepeda motor spesialis malam hari yang diparkir di teras rumah. Komplotan ini terbilang mahir,  karena tempo  empat bulan kawanan ini berhasil menggasak sedikitnya 25 sepeda motor.

Untuk meringkus komplotan ini polisi butuh penyelidikan satu minggu. Dua pelaku terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas karena berusaha kabur saat dikeler untuk mencari barang bukti.

Kawanan pelaku diketahui bernama Zaenuri alias Bodong (30) warga Tebasan RT 006 RW 003 Bogosari Guntur Demak, Kasrumi alias Mex (29) warga Bogosari Guntur Demak. Selain dua ekeskutor, polisi juga mengamankan seorang penadah, Muhamad Roekan (44) warga Tebasan RT 003 RW 003 Bogosari Guntur Demak.

Dari tangan sang penadah polisi mengamankan Honda Warna putih H 3305 AFG. Dan dari tangan pelaku polisi mengamankan kunci T berbagai jenis dan 6 unit sepeda motor Honda Vario dan 4 Honda Beat.

Kepada polisi pelaku mengaku setiap kali beraksi sebelumnya telah mengamati terlebih dahulu khususnya sepeda motor yang diparkir diteras rumah dengan kunci masih menggantung.

“Begitu ada sasaran saya masuk ke rumah dan Kasrumi menunggu di depan,” ujar Zainuri merintih kesakitan.

Untuk sepeda motor yang kuncinya masih nggantung, Zainuri tinggal mendorong motornya keluar pagar yang sebelumnya dirusak gemboknya.

“Gembok gerbang saya buka dulu dengan kunci T, dan untuk sepeda motor yang tidak ada kuncinya saya rusak dengan kunci T. Untuk satu motor butuh waktu 15 detik,” tambahnya.

Sejak empat bulan yang lalu sudah sedikitnya 25 motor berhasil diambil. Dan satu sepeda motor dijual kisaran Rp 1.5 juta sampai Rp 2.5 juta. Rata-rata motor saya jual di Demak dan Pati,” ujarnya lagi.

Kapolrestabes Semarang Kombes Djihartono mengatakan, pelaku merupakan kawanan spesialis speda motor Honda yang diparkir di teras.

“Dari pengakuan pelaku, empat bulan beraksi berhasil menggasak 25 motor, tapi ini masih kita kembangkan lagi,” ujar Djihartono. (BJ/pj)