Home News Update Wilayah Ruang Terbuka Hijau Semarang Tinggal 12,5 Persen

Wilayah Ruang Terbuka Hijau Semarang Tinggal 12,5 Persen

Budi Prakoso

Budi Prakoso

Semarang, 6/2 (BeritaJateng.Net) – Wilayah Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kota Semarang menyusut jadi 12,5 persen. Kepala Bidang Dinas Pertamanan dan Kebersihan Kota Semarang, Budi Prakosa menjelaskan, bahwa kondisi tersebut karena ada beberapa faktor. Di antaranya adalah menyangkut perubahan perundang-undangan.

Sehingga, katanya, yang awalnya menurut Permendagri, RTH itu termasuk, sawah, hutan bakau, dan lain-lain. Itu jika dikalkulasi sebesar 51 persen dari wilayah Kota Semarang. Namun, dengan adanya undang-undang baru, kompeonen tersebut tidak termasuk.

“Yang dimaksud dengan RTH kawasan perkotaan adalah wilayah yang memiliki fungsi ekologis, sosiologis, estetis, dan ekonomis. Itu sudah kami hitung dengan undang-undang dan pedoman Pekerjaan Umum (PU). Untuk RTH Kota Semarang saat ini 12,5 persen,” jelasnya.

Budi juga menjelaskan, RTH bertujuan untuk memberikan pelayana kepada masyarakat. “Sehingga RTH itu adalah tempat masyarakat untuk berinteraksi. Seperti, taman, jalur hijau jalan, jalur hijau sungai (Plered)” tambahnya.

Jadi hutan di Kecamatan Mijen, kata dia, bukan merupakan RTH. Sebab, itu merupakan hutan produksi.(BJ05)

Advertisements