Home Headline Waspada !!! Kendal Diserang Wabah Cikungunnya

Waspada !!! Kendal Diserang Wabah Cikungunnya

Salah seorang warga Kendal yang terjangkit cikungunya. beritajateng.net/DK


Kendal, 18/12 (Beritajateng.net)– Puluhan warga Kelurahan Pegulon Kecamatan Kendal Kota Kabupaten Kendal menderita chikungunya sejak dua minggu lalu. Rata-rata setiap rumah terdapat dua penderita yang terjangkit secara bergantian. Meskipun sudah banyak warga yang terserang penyakit tersebut, belum ada tindakan apapun dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kendal.
Rochiyati (42), salah satu warga RT 2 RW 1 Kampung Kayon Kelurahan Pegulon Kecamatan Kendal Kota Kabupaten Kendal yang menderita chikungunya mengaku sudah dua minggu terjangkit penyakit tersebut. Dirinya tidak dapat beraktifitas seperti biasa dan hanya dapat duduk di ruang keluarga rumahnya. Hingga Kamis (18/12) siang seluruh persendian di tubuhnya masih nyeri.
“Sampai sekarang masih sakit semua. Belum bisa bekerja seperti biasa,” ujarnya saat ditemui di rumahnya.
Ibu dua anak ini menuturkan awalnya terdapat bintik-bintik merah di lututnya disertai demam. Saat diperiksakan ke rumah sakit divonis kadar gula dalam darahnya naik. Namun usai memeriksakan diri, semua persendiannya menjadi sakit dan diperiksakan kembali keesokan harinya.
Setelah periksa untuk kedua kalinya ini, rochiyati baru divonis menderita chikungunya.
“Saya periksa sampai dua kali dan vonisnya berbeda-beda. Memang saya punya riwayat diabetes. Tetapi untungnya penyakit saya sebenarnya dapat diketahui dengan cepat,” ungkapnya.
Tidak hanya Rochiyati, Beni (48), suaminya juga sempat menjadi penderita chikungunya. Namun penyembuhannya jauh lebih cepat dibandingkan dirinya.
“Saat ini sudah sembuh dan dapat bekerja seperti biasa,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua RT 2 RW 1 Kelurahan Pegulon, Sriatun, mengatakan bahwa sejak awal Desember sudah 15 orang warganya menderita penyakit tersebut. Hingga saat ini masih ada sekitar lima orang yang menjadi penderita.
“Ada yang sampai delapan orang dalam satu rumah terjangkit semua. Mereka sakit secara bergantian,” tegasnya.(DK/BJ)