Home Lintas Jateng Waspada!!! BMKG Prediksi Tiga Hari Kedepan Angin Kencang Terjadi Jateng

Waspada!!! BMKG Prediksi Tiga Hari Kedepan Angin Kencang Terjadi Jateng

Salah satu mobil tertimpa pohon yang roboh akibat angin kencang yang terjadi di Semarang.

Semarang, 7/2 (BeritaJateng.net) – Badan Meteorologi dan Klimatologi Geofisika (BMKG) Semarang prediksi akan terjadi angin kecang disertai hujan minggu ini di Jawa Tengah khususnya Kota Semarang.

Kasi Data dan Informasi BMKG Semarang, Agus Sudaryatno mengatakan, dalam tiga hari ke depan mulai Selasa (7/2) hingga Kamis, (9/2) di semua wilayah Jawa Tengah berpotensi terjadi angin kencang disertai hujan lebat.

Hal tersebut disebabkan, adanya beberapa tekanan rendah di Australia bagian Utara yang menyebabkan angin baratan melewati Jawa Tengah sehingga terjadi curah hujan. Curah hujan yang timbul khususnya daerah-daerah di dataran tinggi (pegunungan). Sehingga menimbulkan awan comulonimbus (awan CB) yang biasa diserta angin kencang dan petir.

“Untuk curah hujan yang terjadi sifatnya sporadis (gerombol), sehingga kejadian hujannya sangat lokal tidak merata,” ungkapnya.

Selain tekanan rendah di Australia bagian Utara, penyebab terjadi angin kencang diserta hujan lebat di Jawa Tengah, karena suhu kelembapan udara di Jawa Tengah masih cukup lembab antara 70 persen hingga 90 persen. Sementara suhu muka laut masih hangat antara 28 derajat celsius sampai 29 derajat celsius yang itu lebih hangat 0,5 derajat celsius dari rata-rata suhu muka laut.

“Jadi penguapan lebih banyak karena terjadi kelembapan sehingga ini yang menyebabkan timbulnya awan,” katanya.

Untuk daerah-daerah yang rawan longsor, Semarang bagian Selatan seperti Gunungpati, Mijen, dan Ungaran. Semarang yang rawan banjir adalah Semarang bagian Utara seperti Mangkang, Tlogosari, Kaligawe dan lainnya.

Sementara daerah luar Semarang yang rawan longsor adalah daerah Banyumas, Brebes bagian Selatan, Tegal bagian Selatan, Kendal bagian Selatan, Kebumen bagian Utara, Cilacap bagian utara, Purworejo bagian Utara, Wonosobo dan banjar negara.

“Diperkiraan kecepatan angin mencapai 40 km per/jam, ini termasuk kategori angin kencang dan perlu diwaspadahi,” tegasanya.

Maka dari itu, dihimbau bagi masyarakat Jawa Tengah agar berhati-hati jika mendapati hujan yang lebat tapi waktunya relatif singkat. Karena biasanya hujan ini disertai petir dan angin kencang. “Kejadiannya mulai siang hari hingga malam hari,”  tutupnya.(AK/El)

Advertisements