Home Headline Waspada !!! 59 Desa di Kendal Rawan Longsor

Waspada !!! 59 Desa di Kendal Rawan Longsor

salah satu rumah yang tertimpa longsor.

Kendal, 21/12 (Beritajateng.net) – Pasca longsor di Banjarnegara, membuat pemerintah di daerah semakin waspada dan menginventarisir daerah-daerah rawan longsor. Hal ini seperti yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Kendal. Bahkan, pemda setempat berkoordinasi dengan TNI dan Polri sebagai upaya pencegahan.

Menurut Kasi Kesiapsiagaan bencana BPBD Kabupaten Kendal, Slamet mengatakan, sedikitnya ada 59 desa/kelurahan di 16 kecamatan Kabupaten Kendal rawan terjadi bencana tanah longsor.

“Kami sudah menginventarisir daerah-daerah rawan longsor di Kendal, saat ini ada sekitar 59 desa atau kelurahan di 16 kecamatan rawan longsor. Untuk kami koordinasi dengan TNI dan Polri sebagai upaya antisipasi jika terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan,” ujar Slamet, Minggu.

Menurut Slamet, desa/kelurahan yang tergolong rawan adalah Kecamatan Kendal (Kelurahan Candiroto), Kecamatan Brangsong (Desa Kertomulyo), Kecamatan Ngampel (Desa Rejosari, Ngampel Wetan, Banyuurip, Jatirejo, Winong), Kecamatan Patebon (Desa Purwosari, Kumpulrejo), Kecamatan Kangkung (Desa Laban), Kecamatan Weleri (Desa Weleri, Nawangsari, Bumiayu, Sumberagung, Sidomukti), Kecamatan Gemuh (Desa Gemuh Branten, Sojomerto, Triharjo), Kecamatan Ringinarum (Desa Rowobranten, Kedungasri, Kedunggading).

Selain itu, Kecamatan Kaliwungu Selatan (Desa Kedungsuren, Jeruk Giling, Darupono, Protomulyo), Kecamatan Singorojo (Desa Singorojo, Kaliputih, Sukodadi, Kertosari, Getas, Cening, Banyuringin), Kecamatan Boja (Desa Pasigitan, Banjarejo, Medono), Kecamatan Limbangan (Desa Kedung Boto, Peron, Pakis), Kecamatan Patean (Desa Sidokumpul, Sidodadi, Plososari, Kalices, Curugewu).

Bencana tanah longsor juga mengancam tiga kecamatan lain yakni Kecamatan Plantungan (Desa Mojoagung, Bendosari, Blumah), Kecamatan Pageruyung (Desa pageruyung, Gebangan, Surokonto Wetan, Surokonto Kulon, Pucakwangi, Kebon Genggong), dan Kecamatan Sukorejo (Desa Tamanrejo, Purwosari, Genting Gunung, Harjodowo, Pesaren, Bringinsari, Ngargosari).

“Bencana longsor di Kabupaten Kendal ada dua jenis, yakni longsor yang terjadi di wilayah tebing dan wilayah tanggul. Keduanya memang beresiko tinggi. Kalau tebing itu tanah, kalau tanggul bisa jadi mengakibatkan banjir bandang. Untuk tebing mengancam wilayah atas, dan tanggul di wilayah bawah seperti Pantura,” lanjutnya. (adv/BJ)

Advertisements