Home Ekbis Warga Tagih Janji Presiden Jokowi Turunkan Harga Beras

Warga Tagih Janji Presiden Jokowi Turunkan Harga Beras

Harga Beras

Jepara, 10/3 (BeritaJateng.net) – Harga beras eceran di pasaran yang masih tinggi, membuat masyarakat kecewa. Hal itu karena Presiden Joko Widodo yang berjanji akan menurunkan harga beras dalam waktu sepekan, tak terbukti.

Seperti yang terpantau di pasar Jepara Dua, Jepara, Selasa pagi. Beras eceran dengan kualitas tinggi dijual dengan harga Rp 11.500. Sedangkan harga beras eceran berkwalitas rendah Rp 8.600.

Bagi masyarakat ekonomi lemah, harga tersebut masih terbilang tinggi dan terasa memberatkan. Faizah (50) warga Kelurahan Jobokuto, Jepara mengaku kecewa dengan janji Presiden Jokowi. Menurut Faizah, Presiden Jokowi berjanji menurunkan harga beras dalam waktu sepekan. Namun, hingga tiga pekan sejak Presiden Jokowi mengungkapkan di media massa, harga beras masih melambung.

“Waktu itu Presiden Jokowi bilang harga beras akan turun dalam waktu sepekan. Namun kenyataannya apa, hingga saat ini harga beras masih tinggi, beban kebutuhan saya rasakan berat,” kata Faizah dengan nada kesal.

Ungkapan senada juga disampaikan Srikustinah, warga Kelurahan Bulu, Jepara. Srikustinah berkomentar, harga beras yang tak kunjung turun ke harga normal, membuat beban hidup semakin terhimpit.

“Katanya beberapa daerah telah memasuki panen raya, tapi kenyataannya harga masih tinggi. Sebagai rakyat kecil saya kecewa dengan janji Jokowi. Dengan harga beras yang tinggi itu terasa berat buat saya,” ungkap Srikustinah.

Janji Presiden Jokowi dengan memberi harapan kepada masyarakat, jika harga beras akan turun dalam waktu sepekan, terus dinanti. Meski kenyataanya, harga beras di pasaran masih melambung tinggi. (BJ18)