Home News Update Warga Sekitar Waduk Gondang Curhat ke Ganjar

Warga Sekitar Waduk Gondang Curhat ke Ganjar

Warga melakukan unjukrasa
Warga melakukan unjukrasa

Karanganyar, 29/1 (Beritajateng.net) – Proses pembangunan Waduk Gondang waduk seluas 88,25 hektare ini sudah mulai  berjalan namun proses ganti rugi terhadap lahan warga belum juga terselesaikan.

Ketika Gubernur Jawa Tengah berkunjung ke lokasi pembangunan waduk maka wargapun ‘ngudoroso’ (curhat) kepada Ganjar Pranowo tentang kondisi masyarakat yang belum mendapatkan ganti rugi.

Dengan membawa puluhan poster warga dari tiga desa di dua kecamatan di wilayah Kabupaten Karanganyar, yakni Kecamatan Kerjo dan Ngargoyoso mempertanyakan ganti rugi yang dijanjikan.

Koordinator aksi Prapto Dihardjo menyebutkan jumlah KK yang belum mendapat ganti rugi lahan ada 45 Kepala Keluarga.

“Selain ganti rugi kami juga meminta disediakan lahan pemakamanuntuk memindahkan warga yang telah dimakamkan dilokasi tersebut. Jumlahnya sekitar 250 makam,” jelasnya di Karanganyar, Kamis (29/1/2015).

Dengan didampingi bupati Karanganyar, Ganjar mendengar keluhan warga dan berjanji akan  tetap akan memperhatikan warga dan  akan segera menyelesaikannya.

” Saya akan memonitor terus masalah ini, tegas Ganjar.

Sementara itu Ali Rahmat,  Pejabat pembuat komitmen (PPKom) Balai Besar Proyek Bengawan Solo selaku  penanggungjawab pengerjaan Waduk Gondang, mengaku sudah berkoordinasi dengan masyarakat sekitar waduk.

“Masyarakat hanya meminta kejelasan saja terutama lahan untuk  pemindahan makam,” ungkapnya.

Semuanya melalui proses, pihak pelaksana harus ada justifikasi dari tim appraisal. Saat ini BPN sedang melakukan pengadaan tanah mulai berjalan dan awal Februari BPN sudah melakukan pengukuran lokasi.

“Masyarakat mengerti kok, jika pengadaan tanah itu begitu diukur langsung dibayar, semua mesti melalui proses,” pungkasnya. (BJ24).