Home Headline Warga Resah Proyek Jalur Ekonomi Pesisir Pantai Utara Semarang – Demak Ditunda

Warga Resah Proyek Jalur Ekonomi Pesisir Pantai Utara Semarang – Demak Ditunda

Demak, 21/6 (BeritaJateng.net) – Jalur penghubung kota Semarang dengan kabupaten Demak yang berada disisi paling Utara tepatnya di daerah Trimulyo dengan desa Sriwulan yang notabene akan segera direalisasi dalam waktu dekat nampaknya harus ditunda hingga waktu yang tidak ditentukan.

Akibat dari ditundanya proyek penghidupan kembali jalur ekonomi di dua daerah tersebut membuat masyarakat kecewa lantaran jalur tersebut sangat menunjang perekonomian masyarakat.

Menurut Kepala Desa Sriwulan, Zamroni mengatakan, dengan adanya informasi ditundanya proyek pembangunan jalur dua daerah, kota Semarang dengan kabupaten Demak tersebut terkesan mempermainkan masyarakat khususnya di wilayah pesisir, mengingat pembangunan proyek tersebut sudah dari dulu direncanakan tetapi tak kunjung terealisasi.

“Abrasi sudah 75 persen di desa Sriwulan, masyarakat sangat gembira jalur poros dua daerah akan dihidupkan kembali, namun kabar yang terbaru malah ditunda lagi, saya menilai kog masyarakat serasa dipermainkan oleh pemerintah,” tegas Zamroni.

Saat ini yang dibutuhkan masyarakat, lanjut kepala desa Sriwulan, adalah keseriusan pemerintah daerah dalam hal ini bupati Demak, untuk segera menindaklanjuti penundaan proyek jalur antar daerah tersebut mengingat kajian teknis dan analisa dampak lingkungan sudah dilaksanakan oleh pihak bbws Pemali Juwana.

“Harapan kita ya bupati segera menindaklanjuti kenapa proyek ini ditunda lagi untuk kesekian kalinya,” tutur Lurah Sriwulan.

“Besar harapan masyarakat desa pesisir proyek tersebut dapat terealisasi agar perekonomian berjalan lancar, mengingat jalur utama perkampungan yang ada di desa Sriwulan seluruhnya tenggelam oleh air pasang setiap hari,” pungkas Zamroni. (BW/El)