Home Hukum dan Kriminal Warga Kebonharjo Korban Eksekusi Gugat PT KAI ke Pengadilan Negeri

Warga Kebonharjo Korban Eksekusi Gugat PT KAI ke Pengadilan Negeri

Suasana eksekusi warga oleh PT KAI.

Semarang, 7/6 (BeritaJateng.net) – Sebanyak 73 warga Kampung Kebonharjo, Kota Semarang, menggugat PT Kereta Api Indonesia (KAI) atas penggusuran lembaga tersebut terhadap warga yang lahannya terkena proyek reaktivasi rel menuju Pelabuhan Tanjung Emas Semarang.

Gugatan atas perbuatan sewenang-wenang PT KAI tersebut didaftarkan ke Pengadilan Negeri Kota Semarang, Senin (6/6).

Juru bicara kuasa hukum pengugat, Hermansyah Bakrie, mengatakan selain PT KAI, warga juga memasukkan Kapolrestabes Semarang sebagai turut tergugat.

“PT KAI dengan bantuan dari Polrestabes Semarang dinilai telah melakukan perbuatan sewenang-wenang,” katanya.

Menurut dia, PT KAI telah melakukan penggusuran terhadap puluhan rumah milik warga Kebonharjo tanpa izin eksekusi dari pengadilan.

Padahal, kata dia, para warga tersebut sudah puluhan tahun tinggal di tempat tersebut tanpa gangguan apapun.

“Bahkan sudah ada warga yang memiliki sertifikat hak milik,” katanya.

Dalam penggusuran yang terjadi pada 19 Mei 2016 tersebut, lanjut dia, 14 rumah warga telah dibongkar paksa.

Atas penggusuran tersebut warga mengajukan ganti rugi yang total mencapai Rp71 miliar.

“Ganti rugi materiil sebesar Rp 14 miliar, ganti rugi immateriil sebesar Rp 57 miliar,” katanya.

Sebelumnya, PT KAI mengeksekusi puluhan rumah warga di Kampung Kebonharjo untuk proyek reaktivasi rel kereta api Tawang menuju Pelabuhan Tanjung Mas. Penggusuran pada 19 Mei tersebut berlangsung ricuh karena penolakan warga. Tujuh polisi terluka dalam kejadian tersebut. (Bj)