Home Hukum dan Kriminal Warga Kebonharjo dan PT KAI Segera Serahkan Simpulan Gugatan Pembongkaran Bangunan 

Warga Kebonharjo dan PT KAI Segera Serahkan Simpulan Gugatan Pembongkaran Bangunan 

Suasana eksekusi warga oleh PT KAI.

SEMARANG, 19/12 (BeritaJateng.net) – Warga Kebonharjo, Kelurahan Tanjungmas, Kecamatan Semarang Utara beserta PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan Polrestabes Semarang, para pihak yang bersengketa terkait gugatan perbuatan melawan hukum atas pembongkaran bangunan rumah di Kebonharjo segera menyerahkan kesimpulan dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Semarang, Rabu (21/12) mendatang.

Agenda kesimpulan masing-masing pihak ini merupakan yang terakhir, sebelum majelis hakim yang diketuai Sigit Haryanto memutus perkara.

Warga Kebonharjo dalam hal ini menggugat PT KAI dan Polrestabes Semarang untuk membayar ganti rugi material dan immaterial sebesar Rp 57 miliar atas pembongkaran 68 rumah penduduk yang terkena dampak proyek reaktivasi rel kereta api dari Stasiun Tawang ke Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. Karena pembongkaran itu, warga Kebonharjo kini sudah tidak punya tempat tinggal lagi. Selain itu, rumah yang dibangun dari jerih payah lenyap karena dibongkar.

“Sidang gugatan ini sudah memasuki tahapan kesimpulan, kami baru menyiapkan data-datanya sebelum nantinya diserahkan ke majelis hakim,” tandas kuasa hukum warga Kebonharjo, Budi Sekoriyanto, Senin (19/12).

Menurut dia, kesimpulan ini menentukan karena akan dijadikan pertimbangan majelis hakim dalam memutuskan gugatan. PT KAI mewakilkan Afrizal dan Roedi Setyawan selaku kuasa hukumnya, sedangkan Polrestabes oleh AKBP Hartono.

Pada sidang terakhir pekan lalu, penggugat menghadirkan ahli hukum pertanahan Undip, Ngadino. Sebaliknya, PT KAI dan Polrestabes tidak menghadirkan ahli. (WR/EL)

Advertisements