Home Lintas Jateng Warga Inginkan Pabrik Semen Rembang Tetap Berdiri

Warga Inginkan Pabrik Semen Rembang Tetap Berdiri

Warga Inginkan Pabrik Semen Rembang Tetap Berdiri di Rembang

Semarang, 18/11 (BeritaJateng.net) – Sejumlah warga yang tinggal di lokasi terdekat dengan pabrik PT Semen Indonesia menginginkan agar pabrik yang merupakan aset negara tersebut dapat jalan terus hingga tahap produksi.

“Dari warga yang tinggal di ring satu sebanyak 1.500 KK dari lima desa, yang tidak setuju dengan didirikannya pabrik semen hanya lima persen,” kata Joko Dwi Priyanto, warga Kabupaten Rembang yang didampingi Tim Advokasi Penyelamat Aset Negara beserta warga lainnya di Kota Semarang, Kamis.

Joko menegaskan bahwa dengan pembangunan pabrik Semen Rembang telah meningatkan taraf ekonomi warga setempat dengan adanya berbagai program CSR yang telah digulirkan oleh PT Semen Indonesia.

Achmad Michdan, dari Tim Advokasi Penyelamat Aset Negara menyebutkan pada tahun 2014 dana CSR yang terserap untuk masyarkat sebanyak Rp7 miliar, tahun 2015 meningkat menjadi Rp13,5 miliar, dan tahun 2016 telah dianggarkan sebanyak Rp20 miliar.

Dana tersebut, lanjut Michdan, digunakan untuk bantuan sarana dan prasarana umum seperti pembangunan sarana air bersih, jalan desa, pipanisasi, bedah rumah, pembangunan MCK. Selain itu di bidang kesehatan telah dilaksanakan khitanan massal, pengobatan gratis, operasi amandel, bibir sumbing, dan lainnya.

Sarki, warga Desa Pasucen juga mengaku selama ini warga juga mendapatkan bantuan tidak hanya di bidang pertanian, program pendidikan berupa program kejar paket, tetapi juga memberikan pelatihan untuk para ibu rumah tangga, dan memberikan pinjaman lunak.

“Saat ini sudah ada 1.236 orang di daerah ring satu yang telah bekerja dengan adanya proyek pabrik Semen Indonesia ini. Proyek tersebut menyerap banyak tenaga kerja dan banyak yang menggantungkan hidupnya pada pabrik ini,” katanya.

Hal sama juga disampaikan Supriyanto dan Sudarji yang merupakan pemuda dan tokoh masyarakat setempat yang mengaku warga ingin pemerintah mendengarkan aspirasi warga setempat agar proyek pembangunan pabrik semen dapat berlanjut hingga tahap produksi.

Mereka mengaku telah menyampaikan aspirasi mereka ke sejumlah pihak terkait seperti ke Istana Merdeka, MA, Pemprov Jateng, serta aksi yang dilakukan di Kabupaten Rembang. (Bj/ant)

Advertisements