Home Lintas Jateng Wapres Minta Masyarakat Tidak Khawatir Berlebihan Pada PLTU Batang

Wapres Minta Masyarakat Tidak Khawatir Berlebihan Pada PLTU Batang

imageBatang, 4/12 (Beritajateng.net) – Wakil Presiden Jusuf Kalla menyatakan masyarakat tidak perlu khawatir secara berlebihan terhadap proyek pembangunan pembangkit listrik tenaga uap di Kabupaten Batang, Jawa Tengah.

“Kekhawatiran masyarakat tidak perlu dibesar-besarkan karena PLTU tidak akan membawa dampak lingkungan yang besar karena proyek ketenagalistrikan itu menggunakan alat ramah lingkungan. Di Jepang dan China (Tiongkok) saja masyarakat tidak mengkhawatirkan PLTU,” kata Wapres, Jusuf Kalla di Batang, Kamis.

Dalam kunjungannya ke lokasi PLTU di Desa Ujungnegoro, Wapres menyatakan bahwa dirinya sempat berkunjung ke PLTU Indramayu, Jawa Barat, yang kini proyek ketenagalistrikan itu telah bermanfaat pada masyarakat setempat.

“Demikian pula diharapkan PLTU Batang bisa segera dibangun. Jika dilihat manfaatnya listrik sudah menjadi kebutuhan utama masyarakat dan listrik tak bisa digantikan dengan hal yang lainnya,” katanya.

Menurut dia, kebutuhan listrik paling banyak terjadi di Pulau Jawa sehingga apabila terjadi hambatan pasokan listrik maka di Jawa, termasuk Jawa Tengah, akan terancam pemadaman bergilir.

“Tentu saja, dampak yang ditimbulkan adalah pengangguran karena industri tidak bisa berjalan. Tentunya hal itu akan berbeda jika PLTU terbangun maka akan mendatangkan investor datang ke daerah setempat,” katanya.

Wapres juga mengingatkan pada pihak yang berkompeten, seperti pemerintah daerah bisa memberikan pemahaman terhadap warga berkaitan dengan pembangunan proyek PLTU.

“Pro dan kontra adalah hal yang biasa. Oleh karena itu, kami minta pemkab bisa memberikan pemahaman terhadap masyarakat, termasuk memberikan ganti untung,” katanya.

Ia menambahkan pemerintah daerah harus bisa menjamin terhadap dampak lingkungan dan memberikan keuntungan pada masyarakat.

“Proyek ketenagalistrikan bukan hanya untuk kepentingan investor tetapi juga kemajuan bangsa dan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena, pemerintah perlu memberikan pemahaman pada masyarakat,” katanya.(ant/pj)

Advertisements