Home Lintas Jateng Walikota Solo akan Pangkas Direksi TSTJ

Walikota Solo akan Pangkas Direksi TSTJ

Pintu masuk Taman Satwa Jurug
Pintu masuk Taman Satwa Jurug
Pintu masuk Taman Satwa Jurug

Solo, 9/3 (BeritaJateng.net) – Masa kerja empat Direksi Perusahaan Daerah (Perusda) Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) periode pada 2010-2015 akan berakhir 20 Maret 2015. Atas saran panitia seleksi (Pansel) perekrutan direksi Pemerintah Kota (Pemkot Solo) berencana akan memangkas jumlah direksi yang semula empat orang, akan dirampingkan menjadi satu saja.

Menurut Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo ide perampingan direksi sudah diterapkan di Perusahaan Pergudangan Kota (PPK) Pedaringan dan terbukti efektif dibantu dengan beberapa manajemen.

“Saran dari Pansel satu direksi dan rapat memutuskan sama. Satu direksi itu dibantu beberapa manajemen,” jelas Rudi kepada wartawan di Solo Jawa Tengah, belum lama ini.

Saat ini lanjut Rudi, masa jabatan yang hampir habis dan hasil tes pendaftar direksi dibawah standar untuk sementara mengisi kekosongan direksi, Rudy akan menunjuk Pelaksana Tugas (Plt) dari staf Walikota.

“Namun pengisian direksi definitif harus dilakukan secepatnya apakah akan membuka seleksi baru atau mengangkat direksi dari hasil seleksi yang sudah ada,” jelas Rudi.

Rudi juga mengungkapkan minimnya pendaftar seleksi calon direksi TSTJ salah satunya disebabkan kurangnya Kesejahteraan, karena besarnya gaji dan tunjangannya sangat minim.

“Kalau dirasa kurang (gajinya) ya lebih baik masukkan saja investor. Kan nanti ada direksi persatwaan, direksi keuangan dan sebagainya. Jadi, dikelola penuh investor,” tegas Rudi

Pasalnya dengan sistem selama ini, Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari TSTJ hanya sekitar Rp 174 juta hingga Rp 200 juta per tahunnya. Seandainya saja ada investor yang berani masuk untuk mengelola TSTJ Mungkin saja PAD-nya bisa meningkat. (BJ24)