Home Headline Wali Kota Tebar 47.400 Benih Ikan Nila dan Karper di Kali Semarang

Wali Kota Tebar 47.400 Benih Ikan Nila dan Karper di Kali Semarang

SEMARANG, 9/4 (BeritaJateng.net) – Rangkaian HUT Kota Semarang ke 474 tahun di gelar dengan berbagai kegitaan. Salah satunya dengan melakukan penebaran 47.400 benih ikan nila dan ikan karper ke Kali Semarang mulai dari depan SMP Domenico Savio, Jumat (9/4) pagi.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi berharap penebaran benih ikan ini dapat meningkatkan kecintaan masyarakat dan mau memelihara lingkungan sungai yang ada di Semarang.

Disebutkan Hendi, sapaan akrabnya, puluhan tahun lalu wilayah ini dikenal sangat kumuh. Bahkan, kata dia, beberapa orang menyebut Kali Semarang menjadi WC terpanjang di dunia. Namun saat ini, Kali Semarang sudah bersih, lebih sehat, dan terlihat indah.

“Mudah-mudahan dengan tebar benih ikan ini lingkungannya semakin baik,” ucap Hendi.

Alasan Kali Semarang menjadi tempat tebar benih ikan, jelasnya, karena kualitas air memenuhi untuk budi daya ikan. Selain itu, pengawasannya lebih mudah karena berada di tengah kota.

Pemerintah Kota Semarang juga berupaya menyempurnakan dalam perbaikan lingkungan di sekitar sungai. Jika nanti budi daya ini berhasil, dia berharap bisa mendukung destinasi wisata berupa kolam pancing.

“Mudah-mudahan ini mendukung wisata. Kalau sudah gede, masuk masa panen bisa jadi kolam pancing, dibuat lomba pancing, bisa menunjang pariwisata. Sekarang biarkan ikan-ikan berkembang dulu,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Kota Semarang, Nurkholis memaparkan, benih ikan yang ditebar di Kali Semarang tidak boleh untuk dipancing terlebih dahulu.

Dinas Perikanan akan melakukan perawatan dan pemberian makan sampai masa panen nanti. Dia memperkirakan, ikan nila dan karper bisa dipanen dalam waktu empat bulan.

“Kalau sudah dikenal masyarakat, mereka ingin kasih makan, nanti ke depan bisa ada penjual pakan ikan. Sementara ini, ada tambahan makanan dari dinas. Ini tidak boleh dipancing dulu sampai masa panen,” jelas Nurkholis.

Dia melanjutkan, sebelum penebaran benih ikan, Dinas Perikanan telah melakukan uji kualitas air. Hasilnya, air di Kali Semarang telah memenuhi persyaratan. Dia berharap, benih ikan yang ditebar bisa beranak pinak.

Di sisi lain, penebaran benih ikan juga untuk mendorong program kali bersih (prokasih). Masyarakat diharapkan tidak membuang sampah di sungai. (El)