Home Lintas Jateng Wali Kota Semarang Raih Penghargaan Pembinaan Kerukunan Umat Beragama

Wali Kota Semarang Raih Penghargaan Pembinaan Kerukunan Umat Beragama

Wali Kota Semarang Raih Penghargaan Pembinaan Kerukunan Umat Beragama
          Semarang, 13/4 (BeritaJateng.net) – Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mendapatkan penghargaan “Partisipasi Aktif dalam Pembinaan Kerukunan Umat Beragama” dari Kementerian Agama.
          Pemberian penghargaan itu dilakukan langsung oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin kepada Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat kegiatan di Hotel Lor Inn, Solo, Rabu.
          Dalam sambutannya, Menag mengapresiasi Kemenag Provinsi Jawa Tengah yang telah menginisiasi pemberian penghargaan kepada bupati/wali kota dalam perannya menjaga kerukunan agama.
          Ia berharap kegiatan semacam itu bisa menjadi tradisi tahunan dan semakin banyak kepala daerah yang mendapatkan penghargaan sebagai wujud kondusivitas kehidupan beragama di daerahnya.
          “Kami bersyukur atas partisipasi yang diberikan kepada-kepala daerah yang berkontribusi cukup besar agar kehidupan keagamaan masyarakat Indonesia semakin baik dari waktu ke waktu,” katanya.
          Usai menerima penghargaan, Hendi (sapaan akrab Hendrar Prihadi) mengucapkan terima kasih kepada Kemenag yang telah mengapresiasi upaya yang telah dilakukan pemerintah bersama seluruh masyarakat.
          “Semarang adalah kota yang kondusif meskipun masyarakatnya sangat beragam. Tentunya, penghargaan ini menjadi pencapaian tersendiri yang membanggakan bagi seluruh warga Kota Semarang,” katanya.
         Karena konteksnya partisipasi aktif, ia berharap bisa menjadi pemacu bagi masyarakat Kota Semarang untuk lebih aktif berpartisipasi dalam menjaga kerukunan umat beragama di daerahnya.
           Kota Semarang berpenduduk kurang lebih 1,6 juta jiwa yang terdiri dari berbagai etnis, mulai Melayu, Arab, Cina, India, dan Jawa yang memiliki budaya tersendiri, belum termasuk keragaman agamanya.
          Hendi sudah dua kali di rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (Muri) dalam dua kegiatan agama dan budaya yang berbeda, yakni “Pejabat Paling Banyak Menggelar Shalat Berjamaah di Masjid dan Mushala”.
            Rekor Muri itu diberikan kepada Hendi pada 27 Januari 2017, dan satu bulan kemudian juga mencetak rekor Muri dalam pemecahan rekor makan lontong Cap Go Meh terbanyak di Balai Kota Semarang. (El)
Advertisements