Home Ekbis Wah… Data Keuangan Bank Jateng Diragukan

Wah… Data Keuangan Bank Jateng Diragukan

Semarang, 11/12 (Beritajateng.net) – Data rekening Giro Bank Jateng, ternyata tidak pernah sinkron dengan data yang dimiliki oleh Bank Indonesia.

Hal tersebut terungkap dari keterengan Deputi Direktur Pengawasan OJK Regional 4 Untung Nugroho saat sidang kasus korupsi pemgadaam sistem aplikasi “Core Banking System” Bank Jateng senilai Rp35 miliar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang, Kamis malam.

“Jadi, data rekening giro yang tercatat di Bank Jateng selalu berbeda dengan data BI,” kata Untung saat menjadi saksi dalam sidang yang dipimpin Hakim Ketua Gatot Susanto itu.

Oleh karena itu, menurut dia, diperlukan rekonsiliasi rekening Giro Bank Jateng di BI. Ia mengatakan bahwa berdasarkan pengawasan yang dilakukan OJK sejak 2012 diketahui hal tersebut disebabkan oleh Bank Jateng belum bisa membuat aplikasi tambahan untuk hal tersebut.

Akibat perbedaan dana rekening giro tersebut, kata dia, data keuangan Bank Jateng belum bisa diyakini kebenarannya.

Persoalan yang dihadapi Bank Jateng tersebut juga dibenarkan saksi lain yang berasal dari Bank Indonesia.

Mantan Pengawas Bank Madya Senior BI Semarang I Ketut Suena mengatakan sejak diterapkannya sistem CBS di Bank Jateng masih terus terjadi selisih rekening giro.

“Sejak saya menjadi tim pengawas dalam aplikasi sistem ini sudah terjadi selisih sekitar Rp60 juta,” katanya dalam sidang dengan terdakwa mantan Pimpinan Cabang Utama Bank Jateng Susanto Wedi itu.

Ia mengakui masih banyak kekurangan dalam sistem CBS milik Bank Jateng tersebut. Bank Indonesia sendiri, lanjut dia, menemukan sembilan item yang merupakan kelemahan dari sistem tersebut.(ant/ss).