Home News Update Waduh…Mau Ngamar di Hotel Malah Dikejar Satpol PP

Waduh…Mau Ngamar di Hotel Malah Dikejar Satpol PP

image

KENDAL,17/6 (Beritajateng.net)-Lagi-lagi puluhan pasangan mesum terjaring dalam razia di sejumlah hotel di Kaliwungu dalam rangka cipta kondisi yang dilakukan jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kendal, Rabu (17/6) sore.

Setidaknya ada 22 pasangan mesum ditangkap petugas Satpol PP Kendal, saat sedang asyik masuk berada di dalam kamar hotel. Seperti di Hotel RR, dan Hotel KLW di wilayah Kecamatan Kaliwungu Kendal.

Awalnya, petugas Satpol PP mendatangi hotel RR kelas melati yang ada di daerah Wonorejo Kaliwungu. Satu persatu kamar diperiksa, petugas menemukan lima pasangan mesum yang sedang asyik bercumbu di dalam kamar.

Bahkan, salah satu dari mereka (pasangan mesum-Red) tersebut sempat mengaku dirinya sudah menikah siri sambil menunjukkan fotonya. Namun, petugas tidak bergeming, kelima pasangan mesum ini tetap digelandang ke atas mobil patroli Satpol PP.

Tidak berhenti sampai disitu, petugas kemudian melanjutkan kembali menyisir menuju ke hotel KLW yang ada di jalur lingkar jalan arteri Kaliwungu. Ditempat tersebut, petugas lagi-lagi mendapati belasan pasangan mesum yang bukan merupakan pasangan resmi.

Saat dilakukan pemeriksaan di sejumlah kamar, tidak beberapa lama kemudian ada tamu hotel yang diduga pasangan mesum langsung melarikan diri dengan menggunakan sepeda motor. Sempat terjadi aksi saling kejar-kejaran, meski akhirnya petugas dapat menghentikan laju kendaraan sepeda motornya.

Aksi saling kejar yang akhirnya dapat diberhentikan petugas ini, seorang wanita dapat ditangkap yang merupakan pasangan mesumnya. Sedangkan, pria hidung belang sambil terus menutupi wajah dan identitasnya karena menahan malu.

Sebanyak 22 pasangan mesum yang terjaring razia tersebut, kemudian oleh petugas disuruh masuk ke dalam mobil patroli dan digelandang menuju ke kantor Satpol PP Kabupaten Kendal.

Kepala Satpol PP Kendal, Toni Aribowo mengatakan kegiatan razia yang dilakukan ini dalam rangka cipta kondisi memasuki bulan ramadhan.

“Razia dilakukan dalam rangka cipta kondisi memasuki bulan ramadhan. Adapun sasarannya yakni penyakit masyarakat (pekat). Kami akan terus melakukan kegiatan ini baik di dalam bulan puasa maupun sesudahnya,” jelasnya.

Toni menambahkan, jika puluhan pasangan mesum yang terjaring ini kebanyakan data baru. Akan tetapi, jika nanti ketahuan dan terjaring razia kali keduanya tetap akan dilakukan tindak pidana ringan yakni penjara 3 bulan dan atau denda Rp 50 juta.

“Semua pasangan mesum yang terjaring ini, sifatnya baru sebatas diberikan pembinaan dan belum dilakukan penindakan,” tandasnya.

Sementara itu, semua pasangan mesum sedang didata oleh petugas dan dimasukkan kedalam database Satpol PP Kendal. Usai penyidikan petugas, semua pasangan mesum lalu diperbolehkan pulang dengan syarat  pihak keluarga atau orang tua yang bersangkutan wajib hadir di kantor Satpol PP Kendal.(BJ019)