Home Lintas Jateng Waduh 2.584 Penyuluh Pertanian Belum Terima Honor

Waduh 2.584 Penyuluh Pertanian Belum Terima Honor

image

SEMARANG,1/4 (Beritajateng.net) -Sebanyak 2.584 Tenaga Harian Lepas Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian yang tersebar di 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah belum menerima honor selama dua bulan (November-Desember 2014). Mereka mengharapkan DPRD Jawa Tengah bisa membantu mengurai persoalan tersebut.

Wakil Ketua Komisi B DPRD Jawa Tengah Yudhi Sancoyo mengemukakan, tenaga bantu penyuluh pertanian tersebut selama tahun 2014 (kontrak 12 bulan) hanya mendapat honor selama 10 bulan dan 2 bulan diantaranya belum dibayar karena tidak ada anggarannya. “Anggaran untuk mereka berasal dari APBN, saya juga tidak mengetahui persis mengapa belum terbayar. Pemprov dan Pemkab tidak bisa tinggal diam atas masalah ini,” ungkapnya dalam Dialog Interaktif pimpinan, anggota dewan dan fraksi melalui media massa, di Gedung Berlian, Rabu (1/4).

Lebih lanjut mantan Bupati Blora ini menjelaskan, peran penyuluh bantu pertanian tersebut sangat besar untuk meningkatkan ketahanan pangan di Jawa Tengah. Apalagi bulan November dan Desember merupakan masa tanam dan nasib mereka tidak bisa dibiarkan begitu saja.

Menurut perhitungan Yudhi, anggaran yang dibutuhkan untuk menyelesaikan tunggakan honor bagi tenaga bantu ini sebanyak Rp. 10.189.600.000,-. Sehubungan dengan hal tersebut, Yudhi mengharapkan agar Gubernur Ganjar Pranowo mengalokasikan dalam anggaran perubahan 2015.

“Untuk ketahanan pangan, angka segitu termasuk kecil. Pemerintah harus serius memikirkan nasib mereka,” tegasnya.

Dari data yang dilaporkan perwakilan Forum komunikasi THLTBPP kepada Komisi B DPRD Jawa Tengah, 2.584 tenagabantu penyuluh pertanian tersebut terdiri dari lulusdan s1 sebanyak 997 orang, lulusan D3 sebanyak 346 orang dan lulusan SLTA sebanyak 1.241 orang.(BJ013)