Home News Update Uniknya Mudik dengan Transportasi Roda Tiga

Uniknya Mudik dengan Transportasi Roda Tiga

Mudik Lebaran

Semarang, 14/7 (BeritaJateng.net) – Mudik lebaran merupakan tradisi tahunan yang tidak mungkin ditinggalkan orang. Bagaimanapun caranya mudik merupakan sebuah keharusan. Bahkan dengan kendaraan yang mungkin tidak layak pun akan dilakukan yang penting bisa berkumpul dengan keluarga.

Mungkin inilah seperti yang dilakukan oleh Nur Rohmat (42) bersama keenam rekannya. Disela hiruk-pikuk arus lalu lintas di jalur Pantura, dua bajaj warna biru dengan bahan bakar gas mewarnai jalur pantura.

“Ini istirahat dulu, berangkat tadi malam, naik bajaj santai sekaligus menikmati perjalanan,” tuturnya saat istirahat di depan Ereveld Kalibanteng Semarang.

Dalam perjalannya, ia telah rehat kurang lebih 10 kali, pasalnya Bajaj selain hanya mampu berkecapatan maksimal 60 km ia hanya mengendarai dengan kecepatan maksimal di 40km.

“Anginnya kencang selama di perjalanan, meski jalanan Pantura cenderung sepi lantaran pemudik pada beralih ke jalan Tol Cipali yang baru dibuka,” ucapnya.

Selama perjalananya dari Jakarta menuju Ngawi Jawa Timur, Nur Rohmat menganggarkan BBM yang berbahan BBG setara Rp. 300 ribu dengan premium.

“Lebih irit dibanding naik bus, lagian bajaj juga dilengkapi tangki bensin premium untuk berjaga-jaga sewaktu BBG tak ditemui di jalan,” pungkas Nur Rohmat.

Wajah lelahnya seakan terbayar, dengan kembali menyalakan mesinnya secara elektrik dikarenakan sisa jarak tempuh perjalananya tinggal memakan waktu sekitar 5 jam perjalanan menuju kota asalnya Ngawi Jawa Timur. (BJ06)