Home Hukum dan Kriminal Ungkap Kasus Pembunuhan Supir Taksi Online, Polisi Bentuk Tim khusus

Ungkap Kasus Pembunuhan Supir Taksi Online, Polisi Bentuk Tim khusus

Ungkap Kasus Pembunuhan Supir Taksi Online, Polisi Bentuk Tim khusus
         Semarang, 23/1 (BeritaJateng.net) – Kepolisian Kota Besar Semarang  membentuk tim khusus  guna mengungkap peristiwa pembunuhan terhadap Aiptu Samsul Huda anggota Polantas Polsek Pelabuhan Tanjung Emas Semarang.
          Pengumpulan bahan keterangan yang mengrucut untuk mengungkap pelaku. Lokasi korban sebelum peristiwa terjadi juga masih dicari dalam penyelidikan.
         Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Abiyoso Seno Aji menjelaskan  tim khusus dibentuk dari gabungan Polda Jawa Tengah dan Polrestabes Semarang.
          “Tugas kami mengungkap dan menangkap siapa pelakunya. untuk  tim khusus sudah, gabungan Polda dan Polrestabes,” ujarnya.
          Aiptu Nurul Huda ditemukan tewas tergeletak di Jalan Arteri Yos Sudarso pada Sabtu (20/1) dini hari lalu dengan sejumlah luka tusukan di tubuh dan sayatan di telapak tangan. Adapun sepeda motor milik korban bernopol K 6535 RS juga tergeletak disamping korban.
        Selain mengumpulkan sejumlah keterangan para saksi, polisi juga mencari tahu keberadaan korban setelah lepas dinas hingga ditemukan tewas di jalan Yos Sudarso.
              Dari hasil penyelidikan, korban sudah lepas dinas sejak pukul 20.00 WIB hari Jumat (19/1) sebelum kejadian. Belum diketahui keberadaan korban selepas dinas sampai kejadian korban berada di mana.
           “Belum diketahui keberadaan korban selepas dinas sampai kejadian korban berada di mana masih didalami,” tambahnya.
          Selain berusaha mengungkap pembunuhan terhadap anggota polisi tersebut, Polrestabes Semarang juga sedang menyelidiki kasus pembunuhan driver Grab, Deny Setiawan yang ditemukan di hari yang sama Komplek Perumahan Bukit Cendana,  Sambiroto, Semarang sekitar pukul 22.00 WIB.
            “Kedua peristiwa terjadi di waktu yang berdekatan karena (korban anggota polisi) ditemukan pada malam Sabtu, dan di Sambiroto Sabtu malam. Belum bisa sampaikan apa-apa, tapi ini sudah tugas kami untuk mengungkap,” tuturnya. (Nh/El)