Home Lintas Jateng Ulang Tahun ke 105, PDAM Tirta Moedal Diminta Tingkatkan Pelayanan

Ulang Tahun ke 105, PDAM Tirta Moedal Diminta Tingkatkan Pelayanan

Foto bersama di HUT PDAM Tirta Moedal Semarang Ke 105 Tahun.

Semarang, 16/10 (BeritaJateng.net) – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Moedal Semarang harus terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat yang memang air merupakan kebutuhan hajat hidup orang banyak.

Hal itu disampaikan Plt Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu saat menghadiri rangkaian acara perayaan HUT ke 105 PDAM Tirta Moedal Semarang di kantor PDAM, Jalan Kelud, Minggu (16/10) pagi.

Menurut Plt Walikota, bahwa pada 30 September 2016 telah dihapus hutang PDAM Tirta Moedal Semarang sebesar Rp 492 M oleh pemerintah Pusat. Sehingga harus diimbangi dengan peningkatan kinerja dalam pelayanan kepada masyarakat.

“Harapan pak wali, dan saya dengan ulang tahun yang ke 105 ini, (PDAM-red) sudah semakin kuat organisasinya sehingga pelayanan kepada masyarakat lebih meningkat, tidak macet airnya, tagihan juga tidak salah-salah, kemudian airnya tidak keruh. Apalagi hutang sebesar Rp 492 miliar sudah lunas, sehingga tidak ada beban lagi PDAM untuk membayar utang, dan cicilan bunga,” kata Ita sapaan akrab Hevearita Gunaryanti Rahayu.

Dijelaskannya, bahwa PDAM adalah BUMD sehingga harus ‘balancing’ antara berpikir keuntungan dan pelayanan, saat ini harus berpikir bagaimana caranya untuk meningkatkan pelayanan. Pihaknya juga sudah minta kepada jajaran PDAM untuk meningkatkan jaringan karena saat ini masih kurang dari 80 persen sesuai yang ditetapkan oleh Pusat. Kedepan untuk meningkatkan hal tersebut akan memanfaatkan Waduk Jatibarang untuk 100 ribu pelanggan di Gunungpati.

“Karena kemarin setelah dihitung-hitung, ada bagian yang harus diberikan ke pemerintah daerah karena kita (pemkot-red) selalu setiap tahun membantu dalam penyertaan modal, sehingga pada tahun 2017, atau di dalam keuangan 2016 ini, ada penyetoran deviden atau Pendapatan Asli Daerah (PAD) ke pemerintah kota. Adapun target nominal sekitar Rp 7,7 miliar, syukur kalau hutang PDAM sudah dihapus bisa lebih besar lagi mengingat kemarin kan asumsi belum adanya penghapusan hutang tersebut,” paparnya.

Sementara itu, Direktur Utama PDAM Tirta Moedal Semarang Etty Laksmiwati mengatakan, pihaknya optimis bisa memenuhi target PAD ke pemerintah kota semarang, apalagi dengan momentum utang PDAM sudah dihapuskan.

Pihaknya berkomitmen untuk kerja nyata meningkatkan pelayanan secara kualitas maupun kuantitas sehingga lebih cepat dalam merespon setiap pelanggan yang saat ini mencapai 163.500 pelanggan, apalagi dengan kendala topografi semarang berbukit, dan keterbatasan air baku.

“Insyaallah target PAD bisa terpenuhi. Saat ini kami lebih banyak fokus untuk perluasan jangkauan ke daerah rawan kekeringn, misalnya di daerah Gunungpati, Trangkil, Rowosari untuk investasi jaringan. Apalagi kami tengah menyiapkan istalasi pengolahan air (IPA) di Jatisari dengan kapasitas 200 meterperkubik untuk peningkatan pelayanan ke pelanggan,” pungkasnya.

Kegiatan HUT PDAM kali ini mengambil tema “Bergerak Bersama Untuk Kerja Nyata”, sekaligus melaksanakan kegiatan sosial dan khitanan masal kepada sekitar 200 anak. Hadir juga Badan Pengawas PDAM dan jajaran Direksi PDAM serta karyawan.  (bj)

Advertisements