Home Headline UIN Walisongo Semarang Pertahankan Predikat Terbaik Pengelolaan Kampus Nasional

UIN Walisongo Semarang Pertahankan Predikat Terbaik Pengelolaan Kampus Nasional

Wakil Rektor II UIN Walisongo, Dr. H. Abdul Kholiq, M.Ag

Semarang, 19/6 (BeritaJateng.net) – Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang meraih predikat terbaik dalam pengembangan Elektronik Sistem Manajemen Strategis (e-SMS) yang digunakan Kementerian Agama untuk mengukur tata kelola Perguruan Tinggi Keagamaan Islam.

UIN Walisongo meraih predikat terbaik kedua se-Indonesia ini dengan meraih total skor sebesar 3.355,55, dengan perincian skor masing-masing tahapan sebagai berikut: GUG = 1.599,68; UPI = 899,86; CAU = 597,47; dan GRU = 258,56.

Pengumuman e-SMS disampaikan melalui surat resmi yang ditandatangani oleh Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag RI, Prof Dr Muhammad Ali Ramdhani pada 16 Juni 2021.

Wakil Rektor II UIN Walisongo, Dr. H. Abdul Kholiq, M.Ag menjelaskan, e-SMS merupakan sarana yang digunakan Kementerian Agama untuk menilai tata kelola perguruan tinggi berdasarkan prinsip good university governance. UIN Walisongo berhasil membuktikan bahwa kampus ini dikelola secara profesional.

“Capaian ini membuktikan bahwa kampus UIN Walisongo dikelola dengan baik. Buktinya kami terus berada pada peringkat terbaik di lingkungan PTKIN. Bahkan dalam beberapa bidang, kami unggul dibanding yang lain,” kata Kholiq, Jumat (18/6/2021).

E-SMS digunakan karena punya indikator yang jelas, mulai dari perencanaan sampai evaluasi. Beberapa perguruan tinggi mungkin unggul dalam satu dua bidang, termasuk juga UIN Walisongo yang unggul dalam manajemen resiko. Bidang ini UIN Walisongo bahkan menjadi yang terbaik.

“Dari beberapa aspek kita unggul dari kampus yang lain. Misalnya pengendalian resiko kita menjadi leading. Ini sudah bertahan ketiga kalinya. Ini membuktikan bahwa kampus ini memang dikelola secara profesional,” tambahnya.

UIN Walisongo terus berkomitmen untuk meningkatkan tata kelola yang baik dalam berbagai bidang. Bidang pelayanan umum juga akan dioptimalkan.

Direktorat Jenderal Pendidikan Islam melalui Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Kemenag RI telah merumuskan Tahap Pengembangan PTKI dari tahun 2015-2034 dengan mengembangkan elektronik Sistem Manajemen Strategis atau e-SMS yang mengukur kualitas tata kelola Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI).

e-SMS digunakan sebagai sistem informasi manajemen, untuk mengukur kualitas tata kelola PTKI berdasarkan 4 (empat) tahap pengembangan, yaitu:
Pertama, Tahapan GUG (Good University Governance).
Kedua, Tahapan UPI (University’s Performance Improvement).
Ketiga, Tahapan CAU (Competitive Advantages University) dan
Keempat, Tahapan GRU (Global Recognition University). (Ak/El)

Advertisements