Home Kesehatan Turunkan Gula Darah dan Kolesterol dengan Sirup Daun Kersen

Turunkan Gula Darah dan Kolesterol dengan Sirup Daun Kersen

Kami Hartati menunjukkan sirup daun kersen 'Darsen' yang diproduksinya.

Semarang, 5/9 (BeritaJateng.net) – Siapa yang tak kenal pohon kersen? Ya.. pohon perdu bernama latin Muntingia Calabura L ini memiliki buah yang kecil manis dan sering tumbuh di sekitar lingkungan warga. Tak hanya itu, pohon kersen juga memiliki berbagai manfaat yang baik bagi kesehatan.

Seperti yang dilakukan Kami Hartati, seorang guru kimia di SMA Negeri 1 Boja ini bersama ketiga siswanya menciptakan sirup dari bahan baku daun kersen yang memiliki manfaat menurunkan kadar gula darah dan kolesterol.

“Sudah setahun, tepatnya April 2015 lalu ide ini direalisasikan,” ujarnya.

Ide pembuatan sirup daun kersen atau biasa disebut Darsen ini bermula dari hal sederhana. Menurut Hartati, bahan dasar daun kersen banyak dijumpai di sekitar sekolah maupun di tempat lain di Kabupaten Kendal sehingga sangat disayangkan jika tidak dimanfaatkan.

“Lalu, kami sempat cari tahu manfaat daun kersen lewat internet dan media lain. Ternyata memiliki khasiat yang luar biasa. Selain untuk kesehatan, daunnya juga bermanfaat untuk menurunkan kadar gula darah dan kolesterol,” imbuh perempuan berusia 55 tahun ini.

Sempat terpikir, lanjutnya, agar daun kersen ini dapat dinikmati bukan hanya sebagai obat atau bentuk daun belaka. “Kemudian terpikir saya dan tiga siswa itu untuk mengemas daun kersen agar menjadi sebuah makanan yang dapat dinikmati masyarakat atau penderita diabetes dengan rasa yang enak. Sebab selama ini, masyarakat  sudah terbiasa menikmati obat dengan rasa pahit. Jadilah sirup,” ungkapnya.

Lalu dibuatlah percobaan selama lebih kurang 1,5 bulan. Uji coba diterapkan dengan menggunakan kelinci sebagai subyek percobaan. Hewan kelinci dipilih karena memiliki sistem kerja tubuh seperti manusia.

Sirup Darsen dibuat dengan memadukan sari daun yang telah direbus dulu kemudian dicampur dengan gula jawa. “Penyajian juga mudah, tinggal diseduh dengan air es atau air hangat,” kata Hartati.

Dalam sekali produksi, Hartati bisa menghasilkan 300-600 botol sirup perbulan. Bahan yang dibutuhkan sangatlah mudah hanya dengan bahan baku berupa gula aren sebanyak 35 kg, daun kersem 2,5 kg, ditambah daun pandan, kayu manis, cengkeh dan kapulaga. Dari bahan baku tersebut menghasilkan 75 botol sirup Darsen.

Permintaan tinggi dari masyarakat belum bisa terlayani dengan maksimal karena keterbatasan alat. “Setelah menang Krenova 2015 memang semakin banyak konsumen yang tertarik, bahkan salah satu vendor seperti Martha Tilaar juga tertarik mengembangkan sirup Darsen ini. Namun karena masih manual pengerjaannya, jumlah sirup yang diproduksi tidak maksimal,” tuturnya.

Hartati mengaku selama ini ia masih kesulitan dengan pengembangan karena mahalnya alat atau mesin. “Saya berharap pemerintah bisa membantu pengadaan alat atau mesin pembuat sirup ini serta memfasilitasi dalam perijinan dan pengurusan hak paten,” imbuh Hartati. (Bj05)

Advertisements