Home Ekbis Tunggu Pasar Darurat, Pedagang Sewa Lokasi di Pagelaran Kraton Solo

Tunggu Pasar Darurat, Pedagang Sewa Lokasi di Pagelaran Kraton Solo

halaman Pagelaran

Solo, 3/2 (BeritaJateng.net) – Pedagang Pasar Klewer yang selama ini menggelar dagangannya di halaman depan Pagelaran Kraton Solo dihimbau agar segera masuk ke dalam pagelaran yang sudah disiapkan oleh pihak Keraton Solo.

Seperti diketahui sambil menunggu pasar darurat dibangun pihak keraton membuat bangunan sementara di dalam pagelaran kraton Solo dan sebelah pinggir alun-alun utara Kraton Solo. Pedagang menyewa lokasi tersebut sambil menunggu pasar darurat selesai di bangun.

Azizah, salah satu pedagang yang selama ini ikut menggelar dagangannya di depan pagelaran Kraton mengaku bahwa pihak Kraton mendesak agar segera pindah kios yang ada dalam pagelaran.

“Harusnya batas waktunya sampai Minggu kemarin halaman pagelaran harus bersih. Namun kabarnya pihak Kraton memberi batas sampai hari Rabu besok untuk mengosongkan halaman pagelaran,” jelasnya di Solo Jawa Tengah, Selasa (3/2/2015).

Namun sampai hari ini masih banyak pedagang yang masih berjualan di halaman, namun ada juga sebagian yang sudah membereskan kios yang akan digunakannya untuk berdagang.

Seperti memasang, pintu, lampu, rak untuk display dagangan. Pasalnya kios yang ada di dalam pagelaran hanya disekat saja tanpa ada pintunya. Sehingga ada sebagian kios yang sengaja memasang pintu sendiri demi keamanan.

Terkait pendirian kios-kios yang ada di di Pagelaran Keraton Kasunanan Surakarta, Ganjar yang beberapa waktu lalu sempat meninjau ke lokasi pasar Klewer sempat mampir di Pagelaran Kraton dan memyebutkan dirinya akan melakukan pengecekan terkait izin pembangunan kios tersebut.

“Sebab pembagunan kios di didirikan di kawasan cagar budaya yang dilindungi UU No. 11/2010 tentang Cagar Budaya,” jelas Ganjar belum lama ini.

Ganjar menegaskan berujar jika setiap pembangunan yang berada di lokasi cagar budaya harus mengantongi izin dari yang berwenang. Seperti ijin ketika akan menggunakan Beteng Vastenberg untuk lokasi pasar darurat. (BJ24)