Home Lintas Jateng Tolak Kenaikan BBM, Massa Blokir Pantura

Tolak Kenaikan BBM, Massa Blokir Pantura

image
Demo tolak kenaikan BBM memblokir jalur pantura Kendal, Selasa (25/11). (BJ/DK)

Kendal, 25/11 (Beritajateng.net) – Aksi unjuk rasa menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak(BBM) dengan memblokir jalur pantura Kendal dilakukan massa dari Aliansi Rakyat Menggungat pada Selasa (25/11). Tindakan tersebut dilakukan dengan berjalan menyusuri jalur pantura Cepiring Kendal.

Akibatnya, jalur pantura Kendal mengalami kemacetan hingga tiga kilometer. Polisi harus bekerja ekstra keras untuk menghalau para pendemo agar melakukan orasi di pinggir jalan. Massa yang dipaksa untuk menepi akhirnya menuruti polisi, sehingga tidak sampai terjadi baku hantam antara pengunjuk rasa dan aparat kepolisian.

Selain berorasi, massa yang melakukan demo di depan Pasar Cepiring Kendal juga membawa sejumlah spanduk dan poster berisi penolakan terhadap kebijakan Presiden Joko Widodo yang menaikkan harga BBM.“Jokowi tidak berpihak kepada rakyat. Belum genap satu tahun, pemerintah dibawah kepemimpinannya sudah menyengsarakan rakyat dengan menaikkan harga BBM. Kenaikan harga BBM harus dibatalkan,” ungkap koordinator demo, Agus Sulistyo, dalam orasinya.

Mereka juga menuntut agar Jokowi dan Jusuf Kalla sebagai Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia, melepaskan jabatan mereka saat ini. Tuntutan tersebut disampaikan karena keduanya dianggap sumber kesengsaraan rakyat, dengan kebijakan menaikkan harga BBM.

“Jokowi-JK harus turun sekarang juga. Mereka sumber dari kesengsaraan rakyat. Mereka tidak pro rakyat,” tutur Iwan, salah satu orator dalam demo tersebut.

Massa juga membagikan poster tuntutan ke pengguna jalan serta penggunjung pasar cepiring. Aksi unjuk rasa menolak kenaikan harga bbm ini mendapat pengawalan ketat petugas dari Polres Kendal. (DK/pj)