Home Headline Tol Jogja-Solo Lewati Tujuh Kabupaten, Ditarget Selesai 2023

Tol Jogja-Solo Lewati Tujuh Kabupaten, Ditarget Selesai 2023

SLEMAN, 7/10 (Beritajateng.net) – Komisi D DPRD Jateng berharap proyek Tol Jogja-Solo bisa rampung dan dioperasikan pada tahun 2023. Ketua Komisi D DPRD Jateng Alwin Basri memimpin rombongan komisi meninjau lokasi pembebasan lahan untuk pembangunan Tol Jogja-Solo di Desa Purwomartani, Kapanewon, Kalasan, Sleman, DIY, belum lama ini.

Ketua komisi D Alwin Basri beserta rombongan disambut Ahmad Izzi selaku Corporate Communication PT Jogjasolo Marga Makmur (JSMM).

“Komisi D ingin memastikan pekerjaan proyek Tol Jogja-Solo berjalan dengan lancar. Saat ini pembebasan lahan terus berjalan. Kami berharap di tahun 2023 sudah bisa dioperasikan,” kata Alwin Basri.

Proyek tersebut terbagi menjadi tiga seksi. Alwin menyebutkan pada seksi I dimulai dari Kartasura (Sukoharjo) sampai di Desa Purwomartani (Sleman/DIY). Disebutkan pula pada ruas Seksi I terbagi menjadi empat bagian ruas yakni, Kartasura-Karanganom; Karanganom-Klaten Kota; Klaten Kota-Prambanan, dan Prambanan-Purwomartani. Pada Seksi I ruas Kartosuro Solo-Purwomartani sepanjang 35,64 km.

Dalam penjelasannya, Ahmad Izzi menyampaikan mengenai kebutuhan lahan untuk seksi I seluas 5.493.290 m2, dengan 6.791 bidang dan estimasi uang ganti rugi sebesar Rp 5,7 triliun.

Pada tahun ini proses pembebasan lahan tengah dilakukan. Ia pun berharap kepada seluruh masyarakat yang terkena dampak pembangunan jalan tol supaya bekerja sama agar proyek pembangunan bisa lancar, mengingat dana yang dikucurkan pemerintah tidak sedikit.

“Proses pembebasan lahan sedang berlangsung di sini, dan akan langsung dilanjutkan dengan pembangunan fisik. Kami mohon dukungan kepada DPRD Jawa Tengah, seluruh masyarakat dan stakeholder yang ada, agar pembangunan ini terus bisa berjalan lancar, sukses dan aman,” pungkasnya.

Selanjutnya untuk Seksi II Ruas Purwomartani-JC Sleman 21,36 km; dan Seksi III: Ruas JC-Purworejo 38,57 km, dengan dilengkapi 10 pintu tol yakni Kartasura, Karanganom, Klaten, Prambanan, Purwomartani, Gamping, Sentolo, Wates, Kulonprogo, dan Purworejo.

Proyek jalan tol sepanjang 96,574 km itu akan melewati tujuh kabupaten yakni Karanganyar, Boyolali, Klaten, Sleman, Bantul, Kulonprogro, dengan pintu keluar terakhir di perbatasan Purworejo.

(ADV)

Advertisements

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

three × 1 =