Home News Update Todongkan Pistol, Anggota DPRD Jateng Dilaporkan Polisi

Todongkan Pistol, Anggota DPRD Jateng Dilaporkan Polisi

image

Semarang, 25/5 (Beritajateng.net)-Seorang Anggota DPRD Jateng Komisi C todongkan pistol ke pekerja operator alst berat bernama Ahmad Mukhlas (38), warga asal Karangaji, Jepara. Belum diketahui motif yang dilakukan oknum anggota Komisi C DPRD Jateng tersebut.

Namun tindakan itu memicu korban untuk melaporkan ke SPKT Polrestabes Semarang.Peristiwa bermula ketika Muklas sedang menjalankan pekerjaan di proyek galian tanah belakang Swalayan Ramai, Jalan Manyaran, Semarang Barat. Pelaku tiba-tiba langsung menghentikan mobil dan melintangkannya tepat di depan pintu masuk proyek, pada Kamis (21/5) sekitar pukul 09.00.

“Saya kaget, tidak tahu permasalahannya dia langsung marah-marah menodongkan pistol ke arah saya. Saat itu saja sedang memindahkan tanah,”kata Muklas.

Belum diketahui sebab kenapa aksi arogan tersebut dilakukan oleh pria yang berpakaian rapi dengan mengenakan tas selempang warna coklat. Pria pemilik rumah yang tak jauh dari lokasi tersebut, langsung menanyakan keberadaan mandor dan pemilik proyek. Namun belum sempat dijawab, pria yang diketahui sebagai anggota DPRD Jateng itu mengeluarkan pistol dan mengacungkan senjata api yang diduga jenis revolver pada korban.

“Dia sebut beberapa nama. Sedangkan saya saja tidak tahu apa, tapi saya cuma tukang jadi tidak tahu nama-nama yang disebut itu siapa,” ujarnya. 

Akibat tindakan arogan tersebut semua aktivitas proyek terhenti lantaran para pekerja ketakutan sedangkan mobil pelaku sengaja menghalangi akses keluar masuk. “Jadi tidak bisa kerja truk pengangkut tanah tak bisa keluar masuk,” jelasnya. 

Sementara itu Kasat Reskrim Polrestabes Semarang AKBP Sugiarto membenarkan ada kejadian itu. Namun masih sebatas pengaduan dan belum masuk dalam ranah pelaporan resmi.”Masih bersifat aduan saja,” ungkapnya.

Sugiarto menambahkan meski masih bersifat aduan pihaknya tetap akan melakukan penelusuran dan mengumpulkan informasi terkait kejadian itu.(BJ04)