Home Lintas Jateng TNI Siap Dampingi Petani Jagung Optimalkan Lahan

TNI Siap Dampingi Petani Jagung Optimalkan Lahan

Anggota TNI bersama petani menanam jagung

Anggota TNI bersama petani menanam jagung

Kudus, 10/4 (Beritajateng.net)-Selain tanaman padi, tanaman jagung dan kedelai termasuk salah satu jenis tanaman yang harus dioptimalkan untuk mendukung terpenuhinya target swasembada pangan tahun 2017 yang dicanangkan pemerintah pusat.

Pemkab Kudus bekerjasama dengan Kodim 0722/ Kudus bersama petani telah siap untuk mengoptimalkan lahan pertaniannya untuk tanaman semusim guna membantu pemerintah memeuhi target swasembada pangan. Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Pertanian Perikanan dam Kehutanan Kudus.

”Pemerintah telah menggandeng TNI untuk menggenjot produksi sekaligus menyukseskan program pangan padi, jagung dan kedelai (Pajale). Peningkatan produksi ketiga tanaman itu terus kita pacu demi tercapainya swasembada pangan nasional,” katanya ditemui usai penanaman perdana Jagung Hibrida Varietas Pionner 21 (P21) musim tanam kedua (MT II) bersama Kodim 0722/ Kudus di Desa Wergu Kulon, Kecamatan Kota Kudus, Jumat (10/4).

Untuk potensi lahan jagung  di Kabupaten Kudus yang siap ditanamai, lanjutnya, luasnya mencapai sekitar 4.000 hektar dengan target produksi tahun 2015  sebesar 28.950 ton. Target tersebut lebih tinggi 69,5 persen dibanding hasil panen 2014 sebesar 17.082 ton (pipilan kering) dari luasan panen 2.792 hektar.

”Tetapi kami yakin target tersebut akan terpenuhi karena masih ada sekitar 1.200-an hektar atau 30 persen lahan yang belum dioptimalkan. Apalagi ditambah upaya memaksimalkan proses tanam dan pemakaian bibit unggul sehingga kita yakin target tersebut akan terpenuhi,” tambahnya.

Secara teknis, masih kata Budi Santoso, tanaman jagung tidak banyak membutuhkan air. Dengan demikian, lahan yang minim suplai air bisa dimanfaatkan untuk menanam jagung atau jenis palawija lainnya.

Sedang tanaman padi yang membutuhkan banyak air, lebih banyak tersentral di Kecamatan Undaan, Mejobo, Jekulo, Jati dan Kaliwungu. Dan, untuk mensukseskan swasembada pangan, selain jagung pihaknya mentargetkan produksi padi tahun 2015 sebesar 159.000 ton dibanding hasil produksi tahun 2014 sebesar 129.282 ton dari luas lahan panen 21.682 hektar.

Sementara Dandin 0722/ Kudus Letkon Arh M Ibnu Sukelan melalui Danramil Kota Kudus Kapten Inf Edy Triyono menambahkan, pihaknya siap mendukung program swasembada pangan. Menurutnya, pihaknya tidak pernah setengah hati dalam menjalankan tugas, termasuk ikut terjun di bidang pertanian.

Kami yakin, produksi padi, jagung dan kedelai tahun ini bisa meningkat,” ujarnya. (BJ12)

 

1 COMMENT

  1. Setuju banget dgn terobosan yg dilakukan TNI dlm bantu petani. tepat jika Pemerintah menggandeng TNI untuk menggenjot produksi sekaligus menyukseskan program pangan padi, jagung dan kedelai.

Comments are closed.