Home Kesehatan TIPS PUASA: Jangan Berbuka Dengan yang Manis

TIPS PUASA: Jangan Berbuka Dengan yang Manis

Ilustrasi

JAKARTA, 8/6 (BeritaJateng.net) – Jargon selama bulan puasa yang pasti semua orang tahu adalah, berbukalah dengan yang manis. Benarkah pernyataan berikut?

Karena jargon tersebut membuat banyak orang yang mengaitkan kebiasaan berbuka dengan mengonsumsi makanan manis. Mulai dari sirup, teh manis, aneka kolak, hingga makanan tinggi gula lainnya.

Ahli gizi dr Samuel Oetoro mengatakan ungkapan berbuka dengan yang manis itu karena tubuh manusia yang berpuasa mengalami penurunan kadar gula yang cukup tinggi karena tidak ada asupan makan selama lebih dari 12 jam.

Dan, hal itulah yang membuat tubuh menjadi lemas dan lesu seharian terlebih menjelang saat berbuka puasa. Sehingga kebanyakan orang langsung mengisi kadar gula darahnya dengan makanan tinggi gula tersebut. Sehingga kondisi tubuh kembali naik, dan energi kembali terisi.

Jargon tersebut, katanya, tidaklah salah. Namun juga tidak sepenuhnya benar. Pasalnya, mereka yang pasca berpuasa langsung mengonsumsi makanan manis atau kadar gula tinggi akan lebih cepat menjadi lemas.

Kenapa? karena makanan manis bisa dengan cepat mengembalikan kadar gula tubuh, namun dalam jangka pendek saja. Sehingga dalam dua atau tiga jam selanjutnya orang akan kembali merasa lemas. Apalagi jika mereka langsung melakukan aktivitas berlebihan sehingga energi kembali cepat terkeluarkan.

“Yang benar adalah berbukalah dengan yang manis tapi sehat. Seperti makanan manis yang berasal dari sayur dan buah-buahan. Karena kandungan gulanya alami dan lebih sehat untuk tubuh,” ujar dr Samuel dikutip dari laman Bis.com.

Adapun jumlah sayuran dan buah yang dibutuhkan oleh tubuh manusia adalah 3/4 dari total tiap menu makanan yang dikonsumsi.

Dia menjelaskan kebanyakan makanan manis juga akan membuat tubuh cepat begah atau terasa kekenyangan. Bahkan, yang terburuk jika mereka terus menerus mengonsumsi makanan manis selama berpuasa, akan menumpuk kadar gula darah dalam tubuh yang bisa menyebabkan obesitas dan juga diabetes.

Sehingga, katanya, bijaksanalah dalam mengonsumsi makanan manis selama berpuasa. Konsumsilah makanan manis yang sehat dan bermanfaat buat tubuh Anda. (Bj)