Home Headline Tim SAR Belum Temukan Zaenuri

Tim SAR Belum Temukan Zaenuri

image
Ilustrasi

Temanggung, 7/5 (Beritajateng.net) – Tim rescue Badan SAR Nasional (Basrnas) dan Tim SAR gabugan hingga Selasa (7/5), belum juga berhasil menemukan Zaenuri Ahmad (22), pendaki asal Universitas Islam Negeri Yogyakarta yang tersesat di dalam pendakian di Gunung Sindoro, Jumat (3/4) lalu. 
Kepala Kantor SAR Semarang Agus Haryono mengatakan, pencarian di hari Selasa (7/4) dilaksanakan mulai pukul 07.00. Adapun personel yang terlibat mencapai 64 tim SAR gabungan dan dibantu sekitar 30 warga sekitar. Semua yang terlibat kemudian dibagi menjadi enam SRU.
SRU 5 dan 6 melakukan penyisiran aliran air dari Pos Pendakian Kledung sampai dengan di Pos 3. Dua SRU masing masing menyiris sisi kiri dan kanan aliran sungai yang juga merupakan jalur pendakian.
Sedangkan SRU 1 dan 2 juga berangkat dari Pos Kledung pukul 07.00 naik ke Pos 3 bertemu dengan SRU 3 dan 4, kemudian empat SRU tersebut bersama sama melanjutkan perjalanan ke Savana Edelwise. SRU 3 dan 4 sejak hari sebelumnya sudah melakukan pencarian dan menginap di sekitar Pos 3.
“Dari sana (Edelwise.red) empat SRU melakukan penyapuan ke bawah. Keempat SRU melakukan penyapuan di sisi kanan dan kiri aliran sungai. Sampai dengan di Pos 3. Sehingga nantinya akan bertemu dengan SRU 5 dan 6 yang menyapu dari bawah,” katanya.
Menurut Agus, luas pencarian berdasarkan ploting di peta seluas 8 Kilometer persegi. Akan tetapi di medan sesungguhnya luas wilayah penyapuan yang ditempuh rescuer akan berkali lipat, bahkan mencapai 20 kilometer.
Hal ini karena pengaruh kontur gunung Sindoro yang curam. Sehingga, menurut Agus, dari luas wilayah penyapuan yang sudah ditentukan, hingga pukul 15.00 belum semuanya wilayah dapat tersapu.
“Selain faktor lokasi yang curam dan terjal, pencarian juga terkendala cuaca hujan. Sejak pukul 02.30 sampai sekarang hujan. Terpaksa pencarian kami hentikan. Tim diminta untuk beristirahat mendirikan bivak di lokasinya masing masing,” terangnya.
Rencananya, lanjut Agus, pencarian besar besaran akan dilaksanakan sampai dengan besuk sore.
“Tadi malam, kami sudah rapat antara Tim SAR Gabungan dan semua pihak yang terlibat bersama dengan pihak keluarga korban. Intinya bahwa pihak keluarga siap dan pasrah dengan segala kemungkinan yang terjadi. Termasuk jika korban ditemukan dalam kondisi terburuk dan jika kemungkinan pencarian dihentikan,” papar Agus.(Bj14)