Home Headline Tim Pemenangan 01 dan 02 di Kendal Damai

Tim Pemenangan 01 dan 02 di Kendal Damai

537
Kapolres Kendal, AKBP Hamka Mappaita bersama KPU, Bawaslu dan Perwakilan Parpol di Kendal bergandeng tangan simbol perdamaian. 

KENDAL, 4/5 (BeritaJateng.net) — Kapolres Kendal, AKBP Hamka Mappaita memastikan Pemilu 2019 di Kendal berlajan aman dan damai. Dimana tim pemenangan dari kubu pasangan calon (Paslon) 01 dan 02 sudah bergandeng tangan.

Atas suskesnya penyelenggaraan pemilu 2019, Polres Kendal menggelar Doa Bersama dan Press Release Pasca Rekapitulasi KPU Kendal. Hadir dalam acara tersebut KPU, Bawaslu, FKUB, MUI, Perwakilan seluruh Parpol dan tim pemenangan Paslon 01 dan 02.

Kapolres Hamka menyampaikan ucapan terimakasih kepada semua pihak terutama petugas KPU, Bawaslu dan semua pihak yang telah bisa menjaga kondusifitas wilayah Kendal. Sehingga Kendal bisa Pemilu 2019 di Kendal berjalan aman dan damai.

“Mari bersyukur, karena akhirnya agenda terberat lima tahunan ini bisa selesai dan lancar. Sekarang tidak ada lagi 01 dan 02, semua sudah bergandengan tangan dan Kendal damai. Mari kita semua bersatu bekerja lebih baik lagi untuk negeri ini,” katanya, Sabtu (4/5/2019).

Hal senada dikatakan Ketua MUI Kendal, KH Asroi Tohir. Ia menambahkan pasca Pemilu 2019 agar semua pihak bisa menjaga diri sampai KPU menetapkan pemenangnya.  “Kesuksesan pemilu ini mari kita jadikan untuk pembelajaran bersama. Yakni untuk memupuk rasa cinta kepada tanah air kita,” tambahnya.

Perwakilan Tim Pemenangan 01 Kendal, Tri Purnomo menyampaikan rasa terima kasih kepada petugas KPU, Bawaslu aparat TNI dan Polri serta semua pihak yang ikut menjaga Pemilu sampai rekapitulasi hasil suara di KPU Kendal semua bisa selesai. “Semua berjalan lancar dan tidak ada gejolak masyarakat,” akunya.

Sementara perwakilan Badan Pemenanbgan 02 Kendal, Sulistyo Ari Bowo meminta kepada KPU agar melakukan koreksi dan evaluasi. Terutama terhadap permasalahan surat suara yang tertukar sehingga merugikan sejumlah peserta pemilu.

“Kami juga meminta kepada Bawaslu untuk menindak lanjuti laporan-laporan yang sudah masuk. Terlepas dari hasilnya seperti apa, yang penting ditindak lanjuti. Karena kami tidak ingin lembaga hukum yang ada mengorbankan netralitas yang ada,” paparnya. (STY/El)