Home Headline Tiga Titik Rel KA Ambles Akibat Hujan

Tiga Titik Rel KA Ambles Akibat Hujan

image
Ilustrasi

Semarang, 4/4 (BeritaJateng.net) – Akibat curah hujan yang cukup tinggi di wilayah Grobogan menyebabkan tiga titik amblesan di lintas jalan rel antara Brumbung – solo balapan. 
PT KAI Daop 4 Semarang pastikan normalisasi perbaikan rel ambles selesai pada Senin, 6 April 2015 mendatang.

Tiga titik  amblesan tersebut diantaranya, di petak jalan antara Gundih-Karangsono KM 63+6/8 (wilayah Daop 4 sm), Amblesan dipetak jalan antara sta Goprak – Gundih KM 69 + 6/9 dan Longsoran dipetak jalan antara sta Sumberlawang – Goprak di KM 78 + 6/7 (keduanya berada di wilayah Daop 6 Yogyakarta) yang mengalami luasan ambles sepanjang 20 meter ambles 30 cm.

Adapun Kereta Api yang mengalami kelambatan akibat imbas amblesan tersebut, di wilayah PT KAI Daop 4 Semarang diantaranya, KA Majapahit (Malang – Jakarta), KA Matarmaja (Malang – Jakarta), KA Brantas (Kediri – Jakarta), KA Bangunkarta (Surabaya Gubeng – Jakarta), dan KA Kalijaga (Purwosari – Semarang Poncol) mengalami kelambatan berkisar 3 sampai dengan 5 jam.

Kabag Humas Daop 4 Semarang menyampaikan, sampai saat ini, akibat amblesan di wilayah Gundih – Karangsono, mengakibatkan  perjalanan KA harus berjalan memutar dengan rute Brumbung – Ngrombo – Gundih – Solobalapan. 
“Kalau berjalan normalnya dari brumbung – kedung jati- karangsono – gundih – solobalapan,” ungkapnya.

Sementara, lanjut Suprapto, untuk dipetak jalan gundih – goplak dan goplak – sumberlawang, perjalanan kereta api harus berjalan 5 km / jam.

Menghadapi kelambatan yang cukup tinggi tersebut, pihak PT KAI Daop 4 semarang memberikan service recovery berupa makanan ringan hingga makanan berat kpd para penumpang ke 4 kereta api tersebut.

Diperkirakan untuk amblesan di petak jalan antara gundih – karangsono, ditargetkan selesai diperbaiki kurang lebih 2 hari.

“Atas keterlambatan tersebut, kami dari pihak PT KAI Daop 4 semarang mohon maaf yang sebesar-besarnya, dan masyarakat menjadi maklum, karena hal ini disebabkan faktor alam berupa curah hujan yang cukup tinggi. (Bj05)