Home Hukum dan Kriminal Tiga Pelaku Mengaku Tidak Ada Niat Membunuh Nenek Suyati

Tiga Pelaku Mengaku Tidak Ada Niat Membunuh Nenek Suyati

image
Semarang 27/3 (Beritajateng.net) Selain menembak otak pelaku perampokan bernama Aris Wibowo (29), polisi juga menangkap tiga orang yang ikut membantu aksi Kamis (26/3) lalu.Tiga pelaku yakni Aji Santosa (18) warga Plombokan, Kecamatan  Nur Alam (18) warga Plombokan, dan Reza Cesar Prakosa (19) warga Bulu Lor, Kecamatan Semarang Utara.Kepada polisi Reza mengaku tidak ada niat untuk merampok rumah Suyati, melainkan diajak Aris Wibowo (29) untuk merencanakan aksi kejahatan.”Saya hanya diajak teman Aris untuk cari duit. Saya akan diancam kalau tidak mau ikut aksi,”katanya saat gelar perkara di Polrestabes Semarang, Jumat (27/3).Reza menambahkan, sebelumnya diajak, sempat menolak tapi dikatain penakut sama Ari.”Diajak golek duit kok ra wani, aku ta mlebu ae, kowe ngenteni nang jobo,”jelasnya.Karena merasa diremehkan akhirnya menuruti kata-kata untuk ikut beraksi dalam keadaan mabuk  Kamis 26 Maret 2015 pukul 01.00 dengan masuk rumah dengan cara congkel jendela.”Saya yang congkel jendela pakai gunting, dan berhasil masuk. Tapi memang yang masuk pertama Aris bawa botol aqua berisi bensin,”tuturunya.Mengetahui Aris sudah masuk, langsung bertiga mengikuti. Didalam kamar kepergok Suyati bangun dari tidur. Langsung pegang kakinya berdua.”Saya dan Alam pegang kaki Suyati. Sedangkan Aris membekap mulut korban sama tangan kiri,”ungkapnya.Mengetahui nenek sudah tidak berdaya langung keluar kamar korban.”Kami bertiga keluar, tapi Ari lama didalam kamar lihat kalau ada asap,”bebernya.Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Djihartono mengatakan tewasnya nenek ditemukan tewas dengan cara dibakar ada indikasi tindak pidana. Mengetahui itu petugas langsung melakukan penyelidikan dengan melakukan pengejaran pelaku.”Awalnya ada tiga orang yang ditangkap setelah dalam pengembangan, satu tersangka yang tewas dan sekarang berada di kamar mayat RS Bhayangkara. “Iya ada yang meninggal terkena tembakan anggota didada bagian kanan. Itu otaknya aksi,” kata Djihartono di Mapolrestabes Semarang, Jumat (27/3).Djihartono menambahkan diketahui peristiwa pembunuhan yakni motif mencuri, fakta pembunuhan.”Jadi pelaku ini murni mencuri. Tapi karena kepergok korban saat bangun langsung dibekap dan dibakar hingga tewas,”ungkapnya.Seprti diberitakan sebelumnya kebakaran tersebut terjadi hari Kamis (26/3) kemarin sekitar pukul 00.30. Saat itu warga berhasil memadamkan api yang membakar kamar korban, namun korban sendiri tidak bisa diselamatkan karena hangus terbakar.Keluarga korban merasa ada yang janggal karena beberapa hal yang tidak biasa termasuk hilangnya sejumlah tabung gas dari rumah korban dan salah satunya tergeletak di dekat lokasi.Kepolisian yang juga mencium adanya indikasi tindak pidana melakukan penyelidikan dan mengejar pelaku. Dari informasi yang dihimpun ada tiga pelaku dan salah satunya tewas saat penangkapan.(BJ04)