Home Hukum dan Kriminal Tiga Kali Masuk Penjara, Pencuri Motor Ini Tak Jera Lakukan Aksinya

Tiga Kali Masuk Penjara, Pencuri Motor Ini Tak Jera Lakukan Aksinya

pelaku curanmor

Cilacap, 10/7 (BeritaJateng.net) – Supriyono alias Budi Supri (46) warga Jalan Darusman Kelurahan Karangtalun, Kecamatan Cilacap Utara, penjahat kasus curanmor yang sudah tiga kali keluar masuk penjara, belum kapok juga. Ia melakukan aksinya dan korbannya sudah lebih dari 10 orang. 

Tersangka kembali ditangkap oleh Jajaran Reskrim Polres Cilacap di wilayah Jati Kecamatan Binangun Kabupaten Cilacap Timur.

“Penyelidikan sudah kami lakukan selama satu pekan. Awalnya kami dapat laporan dari korban Juwono pedagang mie ayam di Pasar Saliwangi  Cilacap. Sepeda motornya Mio Nopol R 4864 GP warna merah hitam seharga 9,5 juta pada hari Rabu 1 Juli kemarin dibawa kabur tersangka,” tandas Kapolres Cilacap AKBP Ulung Sampurna Jaya melalui Kasat Reskrim AKP Agus Sulistiono, Jum’at (10/7).

Modusnya, setelah makan mie ayam di warung korban, pelaku meminjam motor dengan alasan hendak menjemput temannya. Namun sepeda motor tersebut tidak dikembalikan lagi.

Selanjutnya,  dengan menggunakan motor mio hasil kejahatannya tersebut, pelaku berpura-pura akan membeli sepada motor disebuah showroom  milik M. Jaelani di Desa Kuripan Kidul, Kesugihan Cilacap.

Sepeda motor Yamaha Vixion tahun 2013 warna putih dengan nomor Polisi R 6401 UP segera dicoba oleh pelaku tetapi langsung dibawa kabur. “Untuk sepeda motor Yamaha Mio hasil kejahatan justru ditinggal di show room motor tersebut,” katanya.

Diungkapkan, modus pelaku yang bergaya seperti sudah mengenal dekat dengan korban dan pintar bersilat lidah itu yang mampu meyakinkan para korban sehingga bersedia menyerahkan sepeda motornya.

Kini pihaknya masih memburu satu orang pelaku lagi yang sudah dikantongi identitasnya. Ia berperan menjualkan motor hasil kejahatan tersebut.

“Dari pengembangan kasus ini kami berhasil menyita 10 sepeda motor berbagai merek tanpa plat nomor. Dan bagi masyarakat yang merasa menjadi korban penipuan oleh pelaku bisa melaporkan ke kami dan membawa BPKB motor untuk mengambilnya secara gratis,” kata Agus. (BJ33)