Home Headline Tiga Bacaleg DPRD Jateng Tidak Penuhi Syarat  

Tiga Bacaleg DPRD Jateng Tidak Penuhi Syarat  

1680
Tiga Bacaleg DPRD Jateng Tidak Penuhi Syarat  
       Semarang, 25/7 (BeritaJateng.net) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Tengah menyatakan tiga bakal calon legislatif (Bacaleg) DPRD Provinsi Jawa Tengah tidak memenuhi syarat, satu orang diantaranya merupakan mantan narapidana kasus korupsi.
        Pendaftaran bakal calon legislatif DPRD Provinsi Jawa Tengah sudah memasuki tahapan perbaikan oleh partai politik. Dari hasil verifikasi berkas bacaleg, KPU Jawa Tengah menemukan tiga orang bacaleg tidak memenuhi syarat.
       Tiga orang yang dinyatakan TMS tersebut yaitu satu orang merupakan mantan narapidana korupsi dari partai Gerindra daerah pemilihan sepuluh, serta dua orang lainnya karena umur belum memenuhi syarat.
        “Pada saat penelitian awal kita sudah menemukan beberapa bakal calon yang secara langsung kita TMS atau tidak memenuhi syarat, diantaranya adalah karena ditemukan bukti yang bersangkutan adalah mantan narapidana korupsi,  sesuai dengan pakta integritas manakala ada calon yang terbukti menjadi narapidana korupsi itu statusnya menjadi tidak memenuhi syarat. Untuk yang kasus ini yang kita tms kan ada satu bakal calon,  yaitu bakal calon dari partai Gerindra,” ungkap Ikhwanudin, di Kantor KPU Jawa Tengah, Jalan Veteran, Kota Semarang,  rabu (25/7) siang.
        Selain Bacaleg yang dinyatakan TMS, KPU juga masih melakukan pengecekan terhadap dua orang bacaleg yang kemungkinan TMS, satu bacaleg mantan narapidana korupsi serta satu lagi bacaleg yang diduga tidak sehat. Apabila terbukti, dua bacaleg tersebut langsung dinyatakan tidak memenuhi syarat
         “Kemudian ini masih ada indikasi lagi,  masih kita telusuri satu orang lagi di skcknya ada catatan yang bersangkutan adalah mantan narapidana koruptor,” tambahnya.
        Untuk perbaikan KPU Jawa Tengah memberikan waktu dari tanggal 22 Juli hingga 31 Juli. Seperti diketahui, dari 1374 bacaleg yang mendaftar,  80 persen bacaleg DPRD Provinsi Jawa Tengah dinyatakan belum memenuhi syarat. Apabila dalam masa perbaikan bacaleg dinyatakan tidak memenuhi syarat,  partai politik diperbolehkan mengganti bacaleg tersebut. (Nh/El)