Home Headline Tidak Terima Istri Digoda, Pria di Semarang Semprot Air Keras Mantan Kekasih...

Tidak Terima Istri Digoda, Pria di Semarang Semprot Air Keras Mantan Kekasih Istri

Riyan widiyanto (26) pria asal Semarang ini tega menyemprotkan air keras ke wajah mantan kekasih istrinya lantaran sering menggoda istrinya lewat medsos.
        Semarang, 20/2 (BeritaJateng.net) – Tidak terima istrinya di goda melalui media sosial, seorang pria asal Kota Semarang tega menyemprotkan air keras kepada mantan kekasih istrinya.
       Riyan widiyanto (26)  warga Sendangmulyo, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang diamankan Aparat Polsek Tembalang, Semarang. Tersangka diamankan usai  menyeprotkan air keras kepada Nur Said (20) Warga Rembang yang merupakan   mantan kekasih istrinya.
       Penyemprotan air keras terjadi setelah sang istri bercerita mengenai tindakan mantan kekasihnya yang mengoda melalui media sosial. Tersangka yang tidak terima dengan korban kemudian menyusun rencana untuk memberi pelajaran.
        “Istri saya digoda terus, akhirnya saya beli air keras dari bekasi lewat online,” ungkap Riyan saat gelar perkara di Mapolsek Tembalang, Semarang, Selasa (20/2)
        Tersangka  yang sudah memantau keseharian korban, lalu menentukan lokasi penyemprotan air keras, yang dipesannya dari Bekasi melalui online. Korban yang saat itu sedang mengantar air galon di jalan Mawar Raya disemprot dengan air keras yang telah masukan kedalam suntikan.
         Kapolsek Tembalang, Kompol Budi Rahmadi mengatakan, akibat penyemprotan korban mengalami luka bakar pada bagian wajah dan punggung dan saat ini masih mendapat perawatan di RSUD KRMT Wongsonegoro Semarang.
        “Ini motifnya sakit hati, tersangka tidak terima terhadap korban setelah istrinya bercerita sering digoda melalui media sosial. Akibat penyemprotan, korban mengalami luka bakar pada wajah dan punggung serta saat ini masih mendapatkan perawatan,” ujarnya
         Atas perbuatannya kini tersangka harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dan dijerat Pasal 353 KUHP atau Pasal 351 KuHP dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara.  (Nh/El)