Home Headline Terpleset Naik Truk, Anak Punk Tewas Terlindas Truk Gandeng

Terpleset Naik Truk, Anak Punk Tewas Terlindas Truk Gandeng

Evakuasi jasad anak punk yang terlindas truk.
          Semarang, 30/1 (BeritaJateng.net) – Seorang perempuan tewas telindas truk gandeng di jalan Perintis Kemerdekaan senin (29/1) sore tepatnya di perempatan lampu traffic light Terminal Banyumanik, Kota Semarang. Korban diketahui bernama Yuli (16) warga Desa Ngedok, RT 02 RW 13 Kabupaten Wonosobo.
            Peristiwa tersebut berawal saat korban bersama tiga rekannya satu diantaranya merupakan kakak sepupu bernama Roimah (16) berusaha naik keatas Truk Gandeng yang tengah berhenti di Lampu traffic light. Korban yang berusaha naik melalui sela sela truk dan gandengan  terpleset disaat truk mulai berjalan.
            Kapolsek Banyumanik Semarang Kompol Retno Yuli Setiasih mengatakan Anggota SPKT Polsek Banyumanik mendapatkan informasi adanya Kecelakaan dengan korban seorang perempuan meninggal dunia  di jalan Perintis Kemerdekaan.
            “Menurut informasi korban merupakan anak punk yang berusaha naik disela-sela gandengan, ada empat orang, dua sudah berada di atas sementara dua lagi masih di bawah, satu diantaranya merupakan korban. Korban yang berusaha naik terpeleset dan langsung terlindas roda gandengan truk,” ujarnya saat berada dilokasi Senin (29/1).
Terpleset Naik Truk, Anak Punk Tewas Terlindas Truk Gandeng

Dari pengakuan sopir truk Sutrisno (22) warga Kediri mengaku tidak mengetahui korban bersama tiga rekannya akan menumpang ke atas truk bernomor Polisi AG 8074 UB yang dikemudikannya. Dirinya saat itu dari Pelabuhan Tanjung Emas Semarang hendak pulang kediri usai bongkar muatan jagung marning.

          “Saat itu saya mau pulang ke Kediri usai bongkar muat di Pelabuhan, sesampainya di lampu bang jo banyumanik ada anak punk mau naik tapi lewat tengah tengah gandengan, saat itu tidak bilang mau naik, melalui kaca spion tidak kelihatan, saat truk berjalan diberitahu warga klo melindas korban,” ujarnya.
              Roimah kakak sepupu korban hanya bisa meratapi kepergian saudaranya, Aparat Kepolisian yang tiba dilokasi langsung memintai keterangan roimah untuk menghubingi pihak keluarga. Merurut roimah saat kejadian dirinya bersama korban dan dua teman laki laki berusama numpang truk untuk pulang ke rumah di Wonosobo. Korban yang berusaha naik terpleset da langsung terlindas roda gandengan truk.
             “Rencana mau pulang ke wonosobo dengan numpang truk, gak tahu yuli ( korban ) terjatuh, saat itu saya sudah diatas”, ujarnya.
            Korban terlindas roda gandengan truk dengan luka pada bagian kepala. Sementara dua rekan laki laki yang sempat bersama korban langsung kabur setelah mengetahui korban sudah tidak bernyawa.
            Selain memintai keterangan sejumlah saksi Polisi juga memintai keterangan Sutrisno sopir truk  dan Roimah saudara korban.
           Jenasah korban kemudian dibawa kekamar mayat Rumah Sakit Dokter kariyadi menunggu di jemput pihak keluarga. Sementara kasus ini dalam penanganan Aparat Satuan Lalu Lintas Polrestabes Semarang. (Nh/El)