Home Headline Terkait AKP Hadi, Polda akan Datangkan Psikolog

Terkait AKP Hadi, Polda akan Datangkan Psikolog

AKP Hadi yang menjadi buron dan menyerahkan diri.
Kabid Propam Polda Jateng
Kabid Propam Polda Jateng

Semarang, 12/3 (BeritaJateng.net) – Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) Polda Jateng akan datangkan Psikolog untuk pendampingan pemeriksaan mantan Wakapolsek AKP Hadi. Langkah tersebut dilakukan untuk membimbing pemeriksaan karena kondisi yang bersangkutan masih labil.

Kabid Propam Polda Jateng Kombes Hendra Supriatna mengatakan, yang jelas AKP hadi seketika itu menyerahkan diri ke Propam Polrestabes
Semarang langsung dilimpahkan ke Propam Polda Jateng. Hingga sekarang dalam pemeriksaan dan kondisinya sekarang labil karena syok membaca surat kabar banyak yang memberitakan.

“Yang jelas sudah kami tangani, dalam pemeriksaan kondisinya sedang labil,” katanya.

Hendra menambahkan, dalam pengakuannya AKP Hadi selama pelariannya selalu berpindah-pindah hingga menumpang rumah temannya yang berada di Solo.

“Jadi sejak ditetapkan DPO tersebut, dia sempat muter-muter dengan meminta petunjuk temannya. Setelah semua teman memintanya untuk
menyerahkan diri lanjut pulang ke keluarganya untuk mengantar ke Polrestabes,” tuturnya.

Hingga saat ini mantan Wakapolsek Gunungpati Semarang itu sedang diperiksa oleh di ruang Sub Bidang Pengamanan Internal Bidang Propam
Polda Jawa Tengah. Namun pemeriksaan belum optimal karena kondisinya masih labil.

“Susah diajak bicara. Ditanyai saja tidak jawab malah melamun. Makanya belum bisa bertanya banyak. Kalau ngelantur malah buat emosi,”
tandasnya.

Lebih lanjut Hendra memaparkan AKP Hadi tidak mau diperiksa oleh Bid Propam Polda Jateng, melainkan minta diperiksa di Polrestabes
Semarang. Namun karena sudah terlanjur track record yang buruk tetap diperiksa Polda Jateng.

“Dia (AKP Hadi-Red) sempat tidak mau dibawa ke Polda Jateng. Maunya dipriksa Polrestabes. Agak ulet. Karena yang bersangkutan telah banyak melakukan itu (pelanggaran),” tegas Hendra.

Diketahui AKP Hadi mengamuk di Karaoke Cafe & Resto Kumala Asri dan Mapolsek Gunungpati 16 Februari lalu. Di Karaoke, ia menyekap dua SPG dan memukul pegawai karaoke. Sedangkan di Polsek, ia nyaris membunuh Kapolsek Gunungpati menggunakan parang barang bukti. (BJ04)