Home Lintas Jateng Temanggung Dirikan Empat Posko Darurat Bencana Longsor

Temanggung Dirikan Empat Posko Darurat Bencana Longsor

image

Temanggung, 10/12 (Beritajateng.net) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, mendirikan empat posko siaga darurat bencana di daerah rawan bencana longsor.

“Selain posko di Kantor BPBD, kami juga mendirikan posko di empat kecamatan yang merupakan daerah rawan longsor yakni di Pringsurat, Kaloran, Kandangan, dan Gemawang,” kata Kepala BPBD Kabupaten Temanggung Agus Widodo di Temanggung, Rabu seperti dikutip Antara.

Ia menuturkan keempat kecamatan tersebut merupakan daerah rawan I terhadap bencana tanah longsor.

“Di daerah tersebut ada indikasi tanah bergerak, antara lain di Desa Getas Kecamatan Kaloran, Desa Karangwuni Kecamatan Pringsurat, Desa Tlogopucang dan Desa Dlingo Kecamatan Kandangan, dan kondisi tanah labil di Desa Muncar Kecamatan Gemawang,” katanya.

Ia berharap warga yang tinggal di daerah rawan longsor agar tidak merasa takut, namun harus lebih waspada. Jika ada bahaya longsor mengancam mereka harus segera melapor.

Agus mengatakan sebagai upaya antisipasi pihaknya telah memberikan pemahaman potensi bencana pada masyarakat di daerah rawan longsor.

“Kami juga memberikan pelatihan penanggulangan bencana pada warga di daerah rawan bencana,” katanya.

Menyinggung kejadian tanah retak di Dusun Seneng Desa Pateken Kecamatan Wonoboyo, dia mengatakan akan mendatangkan tim untuk meneliti terjadinya tanah retak sepanjang 70 meter tersebut.

“Kami akan mengundang tim dari Dinas ESDM Provinsi Jateng untuk mengetahui kondisi retakan tersebut apakah membahayakan atau tidak,” katanya.

Ia mengatakan langkah awal untuk mengantisipasi kejadian tersebut retakan ditutup dengan tanah liat agar air tidak masuk.(ant/pj)

Advertisements