Home Ekbis Tarif Angkutan di Jateng Tidak Akan Turun Meski BBM Turun

Tarif Angkutan di Jateng Tidak Akan Turun Meski BBM Turun

Ilustrasi

Semarang,5/1 (Beritajateng.net) – Tarif angkuta di Jawa Tengah dipastikan tidak akan mengalami penurunan meskipun, Pemerintah telah menurunkan harga BBM.

Kepala dinas perhubungan komunikasi dan informasi (dishubkominfo) Jawa Tengah, Urip sihabudin mengatakan,tarif angkutan di Jateng yang diterapkan saat ini masih belum sesuai dengan harga keekonomian.

“Saat pemerintah menerapkan kenaikan BBM subsidi sebesar Rp.2000 beberapa waktu lalu, idealnya tarif angkutan naik antara 25-30 persen. Namun pemerintah hanya menetapkan kenaikan tarif angkutan maksimal sebesar 10 persen,” katanya, Senin (5/1).

Urip menambahkan, pihaknya telah berkomunikasi dengan organisasi angkutan darat (organda) Jawa Tengah terkait penetapan tarif angkutan. Menurutnya Organda siap menurunkan kembali tariff angkutan umum jika ke depan terjadi penurunan harga BBM bersubsidi yang cukup signifikan.

“Sementara ini tetap 10 persen seperti kenaikan yang lalu. Kecuali memang ada penurunan yang signifikan nanti akan ditinjau ulang,”ungkapnya.

Seperti diketahui, per 1 Januari 2015 Pemerintah   resmi menurunkan harga BBM subsidi jenis  premium sebesar Rp.900 rupian per liter dari 8.500 per liter menjadi Rp 7600 per liter. Sedangkan harga solar turun 250 dari harga Rp 7.500 per liter menjadi RP 7.250 per liter.

Dengan kenaikan harga tersebut, maka pemerintah tidak lagi mensubsidi premium, tetapi hanya mensubsidi solar dan minyak tanah senilai Rp 1.000 per liter.(Bj21)