Home Lintas Jateng Tanggul Sungai Beringin Mangkang Jebol, Puluhan Rumah Terdampak

Tanggul Sungai Beringin Mangkang Jebol, Puluhan Rumah Terdampak

Tanggul Sungai Beringin Mangkang Jebol, Puluhan Rumah Terdampak

Semarang, 5/2 (BeritaJateng.net)  – Tanggul sungai Beringin di Kelurahan Mangkang  Wetan, Kota Semarang jebol dan menyebabkan air melintas di rumah dan perkampungan warga. Arus air yang menerjang berdampak pada 65 rumah di Kelurahan Mangkang Wetan.

Salah satu warga Andi (33) mengatakan air mulai mengalir ke pemukiman setelah tanggul sisi Utara jebol sekitar pukul 13.00 WIB. Akibatnya wilayah RT 03 RW 03 Kelurahan Mangkang Wetan, Kecamatan Tugu Kota Semarang langsung dialiri air dari sungai.

“Tanggul jebol yang sisi Utara, kalau yang dulu sisi Selatan. Airnya tadi paling tinggi sampai seperut,” kata Andi yang berada di sisi Selatan Sungai, Senin (5/2/2018).

Siang tadi arus memang cukup deras karena tanggul yang jebol berada di belokan sungai sedangkan arus dan debitnya cukup tinggi.

Tanggul Sungai Beringin Mangkang Jebol, Puluhan Rumah Terdampak

“Arusnya deras banget soalnya itu pas belokan,” tandas Andi.

Sementara itu Camat Tugu, Anton Siswantoro mengatakan langkah antisipasi korban jiwa dilakukan dengan menghimbau warga agar mengungsi karena 65 rumah terkena dampak bannjir. Selain itu tanggul sementara juga dibuat agar mengurangi debit air yang meluap ke pemukiman.

“Warga juga ada yang membuat tanggul sementara untuk menahan jika ada debit air susulan,” kata Anton.

Kapolsek Tugu, Kompol Davis juga ikut meninjau lokasi mengatakan air cepat mengalir melewati rumah warga karena mengarah ke persawahan sehingga dampaknya tidak seperti banjir tahun 2017 lalu yang terjadi di sisi Selatan sungai.

“Aksesnya langsung ke tempat persawahan, efeknya ke warga tidak sebanyak banjir yang lalu,” kata Davis.

Banjir terjadi ketika Kota Semarang hujan cukup deras. Saat ini gerimis masih terjadi dan tinggi arus banjir di lokasi mulai turun. Meski demikian kekhawatiran masih ada karena jika daerah Selatan seperti Boja, Kendal masih hujan, maka debit air sungai masih tinggi. (El)