Home Lintas Jateng Talud dan Jalan Ambles, Bahayakan Pengguna Jembatan Kalialanglama Gunungpati

Talud dan Jalan Ambles, Bahayakan Pengguna Jembatan Kalialanglama Gunungpati

Talud dan Jalan Ambles, Bahayakan Pengguna Jembatan Kalialanglama Gunungpati
Semarang, 6/3 (BeritaJateng.net) – Jembatan penghubung di wilayah Kalialang Lama Kelurahan Sukorejo Gunungpati kondisinya mengkhawatirkan. Sebab, bagian dinding pembatas jembatan yang merupakan akses jalan warga dari Kalialang lama ke Kelurahan Sadeng, Gunungpati tersebut, ikut ambles, setelah separuh badan jalan dan talud didekat jembatan tersebut terjadi ambles sepanjang satu meter. Bahkan, bekas tanah yang ambles itu meninggalkan beberapa lubang rongga pada bagian jalan dengan diameter cukup besar.
Sehingga kondisi ini membuat warga setempat, yang setiap hari melintas ikut terganggu. Selain itu, dengan kondisi tersebut dapat membahayakan pengendara, khususnya pengendara motor. Yang  sewaktu-waktu, tanah disekitarnya bisa menyusul ikut ambrol. Apalagi musim hujan saat ini yang masih mengguyur cukup tinggi.
Sedangkan untuk mobil tidak bisa melintas karena lebar jembatan dan jalan hanya sekitar tiga meter, yang sebagian badan jalannya telah ambles, dengan kondisi paving jalan tersingkap berantakan. Sehingga mobil harus mencari alternatif jalan lain, terpaksa memutar dengan menempuh sekitar sejauh setengah kilometer.
Salah satu warga Kalialang, Siswanto mengatakan, pembangunan jalan dan talud bagian yang ambrol tersebut belum lama ini dikerjakan, tapi kondisinya sudah ambrol. Kondisi tersebut sudah sekitar satu bulan ini, harapannya pemerintah bisa segera memperbaikinya.
“Apalagi jembatan ini adalah penghubung warga di dua wilayah yakni, Sukorejo dan Sadeng, yang banyak dilintasi kendaraan baik roda dua dan mobil. Untuk sementara, pengendara mobil tidak bisa masuk, dan harus melewati jalan alternatif. Dengan kondisi sekarang, warga sangat terganggu, dan harus mengalah jika pengendara berpapasan lewat, karena harus bergantian untuk lewat,” ujarnya.
Sampai saat ini, di lokasi tersebut belum ada sebuah tanda atau pembatas jalan yang dipasang untuk memberitahukan warga agar berhati-hati saat melintas. Padahal, sangat berbahaya, jika lubang jalan bekas tanah yang ambles tersebut makin membesar. (El)
Advertisements