Home Lintas Jateng Surakarta Tidak Anggarkan Seragam PNS

Surakarta Tidak Anggarkan Seragam PNS

ilustrasi PNS
ilustrasi PNS
ilustrasi PNS

Solo, 19/11 (Beritajateng.net) – Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta dalam tahun anggaran 2015 tidak menganggarkan dana untuk seragam pegawai negeri sipil (PNS) yang ada di lingkungannya dalam rangka efisiensi anggaran.

Sekretaris Daerah (Sekda) Surakarta, Budi Suharto, kepada wartawan di Solo, Rabu mengatakan, tidak mengalokasikan anggaran untuk pengadaan seragam baru bagi PNS, sebagai salah satu langkah efisiensi yang dilakukan pemkot dalam kegiatan belanja anggaran.

“Ya kami dalam tahun ini tidak anggarkan pengadaan seragam. Pengadaan seragam kita serahkan ke PNS masing-masing, artinya mandiri menggunakan duit sendiri,” katanya.

Ia mengatakan kebijakan tidak mengalokasikan anggaran pengadaan seragam baru sejalan dengan instruksi dari Kementerian PAN dan Reformasi Birokrasi.

Dikatakan kebijakan ini bertujuan untuk mengefisienkan belanja birokrasi sehingga dapat digunakan untuk program yang lebih bermanfaat langsung kepada masyarakat. “Meski beli sendiri tidak boleh sembarangan, kita punya ketentuan seragam. Ada standarisasinya, seperti jenis kain, model dan warna seragam yang digunakan PNS,” katanya.

Budi mengatakan, pemkot telah lebih dulu melakukan efisiensi terhadap penggunaan anggaran sejak dalam pembahasan Rencana APBD 2015. Efisiensi ini terkait kondisi keuangan APBD yang ramping.

Dikatakan, penghematan anggaran bisa dilakukan seperti pembelian alat tulis kantor (ATK), anggaran untuk jamuan makan dan minum serta perjalanan dinas. Seperti untuk anggaran jamuan makan dan minum, Sekda menuturkan pemkot sebelumnya mengajukan alokasi anggaran untuk sekitar Rp2 miliar selama setahun. Namun mengingat kondisi keuangan APBD yang ramping, maka pemkot melakukan efisiensi dengan memangkas pengajuan anggaran makan dan minum menjadi Rp1,5 miliar. (ant/pj)