Home News Update Sulit Operasikan Pompa, Normalisasi Kali Tenggang Terhambat

Sulit Operasikan Pompa, Normalisasi Kali Tenggang Terhambat

Kali Tenggang1

Semarang, 26/3 (Beritajateng.net) – Dinas PSDA dan ESDM Kota Semarang mengaku kesulitan mengoperasikan pompa di bantaran kali Tenggang. Kepala bidang sarana dan prasarana, Sinung Tommy menjelaskan penyebabnya adalah proyek normalisasi kali Tenggang hingga muara yang tak kunjung usai.

Pihaknya mencontohkan, polder di Muktiharjo Kidul tidak mungkin dioperasikan saat banjir. Hal ini dikarenakan air buangan dari polder ke kali Tenggang akan bertemu dengan air laut yang mengintrusi ke kali tenggang, proses tersebut justru akan mempercepat kenaikan debit air dan membuat luapan hingga ke perkampungan warga.

“Salah satu solusinya yakni kami operasikan saat terang saja. Saat hujan kami tampung airnya di polder, setelah hujan reda barulah kami alirkan ke kali tenggang,” ujarnya.

Kasi pompa, Widjinarko menambahkan sebenarnya ada tiga pompa lain di sepanjang bantaran kali Tenggang yaitu pompa di Gebangsari, Tlogosari dan Kali Pacar. Tiga pompa itu tidak bisa dioperasionalkan.

Selama ini pihaknya mengaku mendapat protes dari masyarakat yang tidak memperbolehkan tiga pompa itu dinyalakan. Alasannya sama, jika dinyalakan air justru melimpas ke perkampungan warga.

“Akhirnya ketiganya kami pindah ke pasar waru karena butuh lebih untuk antisipasi banjir,” tuturnya.

Selain itu selama ini pihaknya juga membantu beberapa wilayah dengan pompa portabel. Banjir kiriman minggu lalu contohnya. Saat pompa milik warga Tambakrejo rusak, ia membantu menggunakan pompa portabel.

Widjanarko berharap proyek normalisasi kali tenggang dan kolam retensi kali banger bisa selesai. Ia yakin, kedua proyek itu bisa menyelesaikan masalah rob dan banjir di wilayah Semarang bagian timur. (BJ05)