Home Hiburan Street-o-typical, Batik ‘Kece’ untuk Kaula Muda

Street-o-typical, Batik ‘Kece’ untuk Kaula Muda

Street-o-typical, Batik 'Kece' untuk Kaula Muda

Semarang, 11/5 (BeritaJateng.net) – Kreasi busana batik seolah tiada habisnya. Dibuat mode seperti apapun, batik selalu mendapat tempat tersendiri dihati para desainer.

Begitupun dengan desainer muda Niki Hutomo. Melalui tangan dinginnya, lahir kreasi yang diberinya nama Street-o-typical.

Terinspirasi dari gaya busana jalanan kaum urban atau akrab disebut street wear, ia ingin menghadirkan desain tapi yang high fashion. “Idenya sederhana namun harus tetap menampilkan batik yang high class sehingga anak muda tetap mau mengenakannya dan tidak merasa malu atau minder,” terangnya.

Pada perhelatan grand final Denok Kenang beberapa waktu, Niki yang juga merupakan desainer utama dari Batik Jayakarta ini, mengkreasikan sekurangnya tujuh mode baru. Total koleksi ada 7 gaya yang masing-masing gaya bisa terdiri dari 2-3 pieces baju.

Ada juga yang berupa dress dikombinasi dengan blazer ringan atau juga atasan crop top sama celana pendek dan panjang. Selain itu, ada pula kreasi batik yang dikombinasi dengan coat.

“Bahan utamanya menggunakan batik dan tenun troso,” tukasnya bangga.

Ditambahkan, untuk menambah kesan urban, seluruh kain troso  dikombinasi dengan sama leather (kulit sintetis). Digunakan pula brokat juga untuk beberapa kreasi lain agar memunculkan kesan cantik dan fashionable.

Sedangkan untuk aplikasinya, Niki menggunakan paku (studs), rantai, sama hiasan gantungan gaya urban. Mengambil warna dominan hitam dan merah, ia membiarkan pengamat mengambil kesan busana street wear yang stylist terlebih dengan adanya aksesoris hand bag sama sling bag yang juga terbuat dari troso.

“Koleksi ini memang ditujukan untuk anak muda yg berani tampil gaya tapi tidak meninggalkan unsur tradisional dari batik khas Indonesia,” imbuh pengelola Batik Jayakarta Agus Santosa.

Ditambahkannya, pihaknya selama ini memang concern menyediakan bahan-bahan batik dan tenun dari seluruh penjuru nusantara. Aneka busana dan bahan batik lengkap dari beberapa kota seperti Solo, Semarang, Rembang, Pekalongan bahkan Madura juga tersedia untuk memenuhi hasrat berbusana batik sekaligus nguri-uri budaya tradisional. (Bj)