Home Headline Spesialis Pencuri Kos Mewah Diringkus

Spesialis Pencuri Kos Mewah Diringkus

Semarang, 24/12 (BeritaJateng.net) – Dua pelaku kejahatan spesialis pembobol kamar kos mewah yang kerap beraksi di sejumlah wilayah Kota Semarang ditangkap oleh Tim Resmob Polrestabes Semarang.

Dua pelaku tersebut masing-masing bernama Medi Surya Atmoko (30) warga Layur, Semarang Utara dan Muhammad Purnomo (34) warga Kabupaten Demak.

Keduanya terpaksa ditembak petugas pada bagian kakinya, lantaran melakukan perlawanan saat akan dilakukan penangkapan.

Modus yang dilakukan para pelaku ini adalah dengan berbekal sebuah linggis dan obeng untuk membuka paksa pintu atau jendela. Sebelumnya, pelaku terlebih dahulu mengamati rumah yang menjadi sasaran, ketika dirasa sudah aman, pelaku kemudian beraksi dengan melompati pagar.

“Kalau digembok, berarti rumahnya kosong. Pakai linggis untuk dapat mencongkel pintunya,” terang pelaku kepada petugas.

Tercatat masing-masing pelaku tak cuma sekali atau dua kali melakukan aksi tindak kejahatannya. Lebih dari itu, sebanyak lima kali Medi telah melakukan kejahatan serupa, sedangkan pelaku lain, Muhammad Purnomo telah beraksi sebanyak delapan kali.

Diketahui keduanya juga seorang residivis, karena berulang kali terlibat kasus yang berbeda. Dihadapan petugas, Medi mengaku hasil kejahatannya ia gunakan untuk berhura-hura. Salah satunya digunakan untuk membeli pil koplo.

“Saya beli di dekat tempat tinggal saya, daerah Layur, Semarang Utara. Biasanya sekali minum dua, biar fly. Sisanya saya gunakan untuk kebutuhan,” akunya saat di Mapolrestabes Semarang, Kamis (24/12).

Sementara itu, Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Burhanudin menjelaskan pengungkapan kasus ini berawal dari salah satu pelaku, yakni Medi yang mengalami kecelakaan lalu lintas di daerah Johar, Semarang.

Saat itu, pelaku yang tengah mabuk menabrak sebuah mobil yang terparkir. Setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata motor yang digunakannya merupakan motor hasil curian. Oleh petugas kemudian dilakukan pengembangan dan penyelidikan lebih lanjut, hingga akhirnya mengarah kepada pelaku lain bernama Purnomo.

“Motornya tidak dilengkapi dengan surat-surat, setelah didalami penyidik rupanya motor curian,” ujar Burhanudin.

Kapolrestabes juga menghimbau kepada masyarakat ketika meninggalkan rumah dalam keadaan kosong untuk dapat melapor atau menghubungi petugas kepolisian setempat, terlebih pada saat libur panjang seperti ini.

“Beritahukan kepada petugas, baik satpam atau polisi, kalau meninggalkan rumah dalam keadaan kosong. Agar petugas bisa memonitor dan mengantisipasi,” jelasnya.

Untuk menjalani penyelidikan dan proses hukum lebih lanjut, kedua pelaku diamankan di Mapolrestabes Semarang. Dari tangan tersangka petugas mengamankan sejumlah barang bukti, diantaranya televisi LED ukuran 32 inci, dual speaker aktif, ampli power serta sejumlah barang bukti lainnya.

“Kita akan kenakan pasal 363 KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara,” pungkas Burhanudin. (Bjt02)