Home Headline SOPD Baru Terbentuk, Muncul Pejabat “Pentagon”

SOPD Baru Terbentuk, Muncul Pejabat “Pentagon”

Semarang, 16/9 (BeritaJateng.net) – Struktur Organisasi Perangkat Daerah Pemprov Jateng Jumat (16/9) disahkan melalui Rapat Paripurna DPRD Jateng dan dihadiri Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Dalam SOPD tersebut beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) harus terlikwidasi sehingga memunculkan pejabat pejabat eselon ll yang kehilangan jabatan dan dikenal dengan istilah pejabat tanpa “panggonan” (pentagon).

“Kami mengharapkan saudara gubernur bisa menyikapi dengan bijak dan memposisikan para pentagon ini sesuai kompetensinya,” ungkap juru bicara Pansus SOTK Sriyanto Saputro dalam rapat paripurna tersebut.

Sementara itu Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berjanji akan menempatkan para pejabat tersebut dalam dua wadah yakni sebagai Widyaiswara dan tim Task Force yang akan membantu gubernur dalam melaksanakan tugas tugas khusus.

“Mereka ini memiliki kapabilitas sehingga solusinya akan saya tempatkan sebagai widyaiswara dan tim task force. Mereka kita setarakan dengan pejabat eselon ll,” ungkapnya usai paripurna.

Pada kesempatan tersebut Ganjar merasa bersyukur karena dua lembaga yang sangat vital peranannya yakni Badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) dan Sekretariat Badan Koordinasi Penyuluh (Setbakorluh) masih diberi ruang dengan diberikannya kewenangan oleh pansus agar gubernur membentuk semacam unit pelaksana teknis (UPT).

“Jawa Tengah dikenal sebagai supermarketnya bencana, saya bersyukur BPBD dan Bakorluh masih ada dan akan saya bentuk semacam UPT dengan dipimpin pejabat eselon tiga, ” jelasnya.

Dari susunan SOPD yang disahkan tersebut diketahui terjadi perampingan jumlah dinas dan badan yang dipimpin oleh pejabat eselon dua. Semula terdapat 59 lembaga dan saat ini dirampingkan menjadi 48 lembaga. Dengan demikian 11 orang pejabat eselon dua akan kehilangan jabatannya, belum lagi pejabat eselon tiga, eselon empat dan ratusan staf yang akan kehilangan tempat.

“Mereka akan saya lakukan reassestmen untuk menentukan job selanjutnya, ” pungkas Ganjar.

(BJ13)

Advertisements