Home Lintas Jateng Solusi Banjir Kota Solo, Perawatan Draninase Harus Maksimal

Solusi Banjir Kota Solo, Perawatan Draninase Harus Maksimal

Wakil Ketua DPRD Kota Solo, Umar Hasyim.

SOLO, 10/5 (BeritaJateng.net) – Hujan lebat yang  mengguyur kota Solo pada hari Sabtu (7/5/201) lalu mengakibatkan sejumlah jalan utama di Kota Solo terendam banjir. Sejumlah ruas jalan utama di kota Solo sempat terendam banjir.

Pasalnya beberapa drainase kota Solo tidak bisa berfungsi maksimal. Selain itu drainase saluran air  yang rusak dan di kota  sebagian saluran air yang tersumbat sampah.
libertyjuice.com/wp-content/languages/new/clomid.html

Hal itu tentu membuat aliran air tidak lancar. Sering menimbulkan genangan air, terutama sesaat setelah diguyur hujan deras.

Jika terus dibiarkan tanpa dicarikan solusinya kondisinya akan semakin parah dan banjir semakin sulit dikendalikan. Seperti diketahui sejak beberapa waktu terakhir, kawasan jalan protokol utama kota Solo sering dilanda banjir saat hujan deras.

Wakil Ketua DPRD Kota Solo, Umar Hasyim, mengatakan banjir di kota Solo terutama si seputar jalan protokol Solo harus segera di cari solusinya. Dinas terkait harus segera memetakan dimana titik drainase yang bermasalah.

“Ini harus segera ditanggulangi. Jangan dibiarkan saja. Cari solusinya. Jangan menganggu pengguna jalan,” jelasnya di Solo Jawa Tengah.

Oleh karena itu langkah utamanya, Pemkot melalui DPU harus segera melakukan perbaikan terhadap saluran drainase kota. Sekarang banyak saluran yang tertutup bangunan. Sehingga sulit untuk melakukan pengecekan.

Sementara itu, salah seorang warga di kawasan Kalitan Sriwedari, Joko (55) mengaku warga serin bergotong royong  membersihkan salutan air di seputar lingkungan perkampungan. lingkungan perkampungan.

“Masyarakat sudah rutin bekerja bakti membersihkan got. Namun tetap saja masih banjir, “ucapnya.

Bahkan dibeberapa lokasi ketinggian air ada yang mencapai 25 centimeter. Salah satu faktor pemicunya karena  tingginya sedimentasi di dalam saluran air.

Selain itu kurangnya, daerah resapan juga menjadi pemicu banjir. Dulu air bisa langsung meresap ke dalam tanah.
libertyjuice.com/wp-content/languages/new/cialis.html

 Sekarang Solo justru dipenuhi oleh perumahan-perumahan yang terkadang tak memiliki daerah resapan air. (Bj24)